Minggu, 8 Maret 2020 Mazmur 128:1-6 BERKAT Passakke
Minggu, 8 Maret 2020 Mazmur 128:1-6
BERKAT
Passakke
Kata “berkat” sangat akrab ditelinga kita sebagai orang Kristen. Kata berkat berasal dari bahasa Ibrani “barakh” dalam bahasa Arab “barokah” lalu di Indonesiakan “berkat”. Tuhan rindu semua umat-Nya menerima berkat dalam kehidupan ini.
Mazmur 128 adalah nyanyian ziarah ketika umat Tuhan berangkat ke Bait Allah. Nyanyian ini dinyanyikan sepanjang perjalanan sampai ke Bait Allah. Apa syaratnya supaya seseorang mendapat berkat. Pertama “Takut akan Tuhan” (1a dan 4b), takut akan Tuhan, bukan berarti merinding seperti saat melewati tempat yang dianggap keramat. Takut akan Tuhan walaupun ada kesempatan berbuat dosa, kita tetap tidak mau melakukannya karena kita tau itu adalah pelanggaran. Keluarga atau pribadi yang takut akan Tuhan akan menjauhi kejahatan. Salah satu contoh dalam Alkitab adalah kisah Yusuf saat digoda oleh istri Potifar, dan ia menolaknya. Kedua “hidup menurut jalan Tuhan” (ay. 1b). kata “jalan” dalam bahasa Ibrani “Derek” artinya melekat pada Tuhan, agar kita dituntun oleh Tuhan, jalan Tuhan sering berbeda dengan jalan manusia dan ironisnya kita sering memaksakan jalan kita menjadi jalan Tuhan, padahal “seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Yes. 55:9). Ketiga “bekerja sungguh-sungguh dari hasil jerih payah tangan kita sendiri”. Tidak instan, sesuatu yang didapat instan tidak akan kekal. Artinya cepat dapat tetapi cepat juga habisnya contohnya hasil judi, korupsi dll. Semua materi yang diperoleh dengan kerja keras dan kesungguhan akan menjadi berkat yang luar biasa bagi keluarga kita. Istrimu akan menjadi pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu. Amin
Diposting tanggal 05 Mar 2020
