Minggu, 24 Juni 2018 Mazmur 119:113-120 DITOPANG OLEH FIRMAN
Minggu, 24 Juni 2018 Mazmur 119:113-120
DITOPANG OLEH FIRMAN
Ketika pertama kali berkunjung ke patung Yesus di Burake, rasa kagum terpancar jelas di wajah anak kami yang pertama. Saat itu anak kami sudah berusia enam tahun. Sambil terus menatap ke atas, dengan setengah berteriak ia berucap: “ku lihatmi matanya!”. Ternyata ia kagum sekaligus sangat heran. Bagaimana bisa patung sebesar begitu dapat berdiri di atas gunung tanpa jatuh? Anak seusianya tentu belum mengetahui bahwa patung tersebut dibangun dengan konstruksi yang sangat kokoh. Sistem konstruksi bangunan sudah tentu diperhitungkan sedetail mungkin sehingga dapat menopang beban berat, baik beban patung itu sendiri, maupun kekuatan angin yang menerpanya.
Raja Daud meyakini bahwa ia juga membutuhkan topangan. Ia mengatakan: “Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu, supaya aku hidup,” (ayat 116). Bagi raja Daud, topangan dari Tuhan adalah sumber kekuatan untuk bisa bertahan hidup. Sebelumnya, ia sudah mengungkapkan komitmen untuk mencintai Taurat Tuhan (ayat 113). Komitmen yang didasari oleh kesadaran bahwa kekuatan Taurat Tuhan dapat menjadi jaminan kehidupan (ayat 114). Namun, ia juga jujur bahwa masih saja ada orang yang berniat jahat yang hendak mencelakakannya. Karena itu, ia sangat membutuhkan topangan dari Tuhan.
Tidak peduli keadaan seperti apa yang saudara sedang alami. Satu hal yang pasti, bahwa jika saudara masih mampu bertahan dan masih dapat berdiri menghadapi kenyataan hidup, itu karena ada kuasa Tuhan yang menopang. Sebuah kuasa yang tidak dapat terlihat oleh mata jasmani, tetapi batin ini dapat merasakannya. Rasakan dan nikmatilah indahnya hidup dalam komitmen mencintai Firman Tuhan karena sungguh Firman itu akan menopang hidup ini. Amin
Diposting tanggal 18 Jun 2018
