Jumat, 1 Februari 2019 Kisah Para Rasul 19:1-12 PENGALAMAN ROHANI ITU PENTING Parallu tu umpopa’biasa Katuoan Masallo’
Jumat, 1 Februari 2019 Kisah Para Rasul 19:1-12
PENGALAMAN ROHANI ITU PENTING
Parallu tu umpopa’biasa Katuoan Masallo’
Seseorang belum sepenuhnya menjadi Kristen, jika ia hanya menyadari keberdosaannya. Lebih jauh diperlukan hidup di dalam ajaran Tuhan Yesus, bahwa sehubungan dengan keselamatan yang telah diberikan, hidup orang percaya hendaknya dipenuhi dengan rasa syukur dan sukacita dalam pimpinan kuasa Roh Kudus.
Hal itulah yang dialami oleh orang-orang di Efesus saat mereka memberi diri menerima baptisan dalam nama Tuhan Yesus, karena mereka sebelumnya baru menerima baptisan Yohanes yaitu baptisan pertobatan. Melalui penumpangan tangan rasul Paulus, Roh Kudus turun ke atas mereka sehingga dimampukan melakukan karya-karya Roh Kudus. Namun beberapa orang dari mereka tidak meresponnya lalu mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Oleh hikmat Roh Kudus, rasul Paulus tidak kehilangan akal, ia memakai ruang kuliah Tiranus untuk memberikan pengajaran kepada mereka tentang kerajaan Allah. Selama 2 tahun rasul Paulus memberikan kuliah di tempat itu, sehingga membuat penduduk Asia mendengar Firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. Firman Tuhan makin tersebar luas karena kuasaNya tidak dapat dibatasi dengan kuasa apapun.
Percaya kepada Yesus Kristus seharusnya berjalan seiring dengan penerimaan karunia Roh Kudus. Banyak orang menyangka mereka sudah bertobat, padahal mereka tidak memiliki kesaksian Roh Kudus di dalam dirinya. Kehidupan orang percaya hanya dapat dibangun jika mereka memiliki pengalaman rohani. Karena itu perlu keterbukaan di hadapan Tuhan, sehingga kita memiliki pengalaman rohani untuk menghasilkan buah Roh dalam kehidupan kita.
Diposting tanggal 29 Jan 2019
