Votum Kehidupan

Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.” Demikian seruan murid-murid yang tercatat di ayat 25. Pernahkah kita juga berseru seperti itu? Ya, setidaknya sekali dalam seminggu. Kapan dan dimana? Pada hari minggu dalam kebaktian di gereja : “Pertolongan kita ialah di dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya!” (Mazmur 121:2 dan 124:8). Memang kalimatnya tidak persis sama, tetapi maknanya sama. Persoalannya, tahukah kita makna kata atau ucapan tersebut?
Kedua pernyataan itu, baik yang di Kisah Rasul 4:25 pun yang di Mazmur 121:2 dan 124:8, muncul dari sebuah konteks/situasi dimana umat Allah sedang dalam bayang-bayang ketakutan. Di Kisah Rasul 4:25 murid-murid sedang menghadapi ancaman dari para pemimpin-pemimpin masyarakat dan pemuka agama. Di Mazmur 121:2 dan 124:8 pemazmur menghadapi ancaman alam yang buas dan dahsyat. Mereka, baik murid-murid pun pemazmur, merasa tidak berdaya menghadapi bahaya yang sedang mengancam. Bahaya itu jauh melampaui kemampuan mereka untuk bertahan. Hanya oleh keyakinan bahwa Tuhanlah yang empunya langit-bumi serta segala isinya maka ada kekuatan dan keberanian menghadapi semua itu. Mengapa demikian? Karena Tuhanlah yang empunya segalanya. Dia pemilik dan penguasa yang tiada duanya. Kalau Dia berkehendak, tidak ada yang dapat menghalanginya. Di dalam tanganNya, umat endapat ketenangan, kekuatan dan keberanian menghadapi kehidupan.
Itulah sesungguhnya makna votum. Ia tidak sekedar pernyataan pembukaan ibadah, tetapi ia adalah proklamasi iman, bahwa apapun yang terjadi Tuhanlah sumber pertolongan. Jika Tuhan yang menolong, maka tidak usah kuatir menghadapi tantangan hidup; karena Tuhan yang menciptakan langit bumi serta segala isinya, maka hati kita tidak boleh lekat atau larut dalam kenikmatan maupun keluh-kesah dunia ini, melainkan hanya pada Tuhanlah hati kita melekat. Tidak ada nama lain yang patut disembah di kolong langit ini selain Dia.
Doa: Tuhan, engkaulah yang menciptakan langit bumi dan segala isinya. Engkaulah sumber pertolongan kami. Padamulah kami berserah!
Diposting tanggal 05 Apr 2016
