Seperti Cincin Materai
Tuhan berfirman kepada Zerubabel dalam Hagai 2:24 : ”Aku akan mengambil engkau, dan akan menjadikan engkau seperti cincin meterai; sebab engkaulah yang Kupilih, demikianlah firman TUHAN semesta alam”. Dalam dunia Perjanjian Lama, wibawa kebijakan raja atau penguasa biasanya ditandai dengan cincin meterai.Pemakai Cincin meterai memperoleh kuasa “sang pemberi cincin” mewakilinya dalam perkataan dan perbuatan. Cincin meterai itu menjadi cap untuk mengesahkan atau semacam stempel. Dalam pemberitaan nabi Hagai, Tuhan akan menjadikan Zerubabel sebagai cincin meterai. Hal ini tentunya sangat simbolik. Seharusnya Zerubabel akan mengenakan cincin meterai yang diberikan Tuhan. Namun kali ini dialah yang dianggap sebagai cincin meterai. Dengan demikian kehidupan Zerubabel, baik kepemimpinannya, perkataannya dan tindakannnya harus selalu terkait dengan ” wibawa ilahi” yang bisa dilihat dan dirasakan oleh orang Yehuda ataupun bangsa lain.
Sebagai umat Tuhan yang telah menjadi milik-Nya melalui karya penebusan Yesus Kristus, kita dipanggil menjadi seperti cincin meterai Tuhan, yang seharusnya menjadi simbol kehadiran wibawa ilahi setiap hari di manapun kita berada.
Di awal tahun ini, marilah kita jujur: Apakah perkataan dan perbuatan kita selama ini menunjukkan wibawa ilahi di dalamnya ? Sekiranya saudara menjadi cincin meterai yang melekat di jari manis Tuhan, seperti apa Dia dengan berhiaskan hidup saudara yang seperti sekarang ini ? Jika belum, letakkanlah komitmen di awal tahun ini untuk menjadi seperti cincin meterai Tuhan, di mana pola pikir, tutur kata dan perbuatan kita adalah cerminan kasih Allah yang mengasihi kita.
Diposting tanggal 23 Mar 2016
