Selasa, 1 Desember 2020 Mikha 4:1-5 ALLAH YANG TERTINGGI (Puangmo tu Mandu Malangka’) God Is The Highest
Selasa, 1 Desember 2020 Mikha 4:1-5
ALLAH YANG TERTINGGI
(Puangmo tu Mandu Malangka’)
God Is The Highest
Di jaman kuno, tempat-tempat pemujaan selalu didirikan ditempat yang sangat tinggi, sebab tempat yang sangat tinggi melambangkan beberapa arti. Pertama, Allah hadir dengan umatnya. Kedua, simbol untuk menuju jalan ke Surga. Ketiga, melambangkan bahwa Allah adalah Allah yang tertinggi yang mengalahkan air bah dan raja-raja dunia (Maz.29:10).
Bacaan kita saat ini merupakan nubuatan nabi Mikha tentang pemulihan yang akan dilakukan oleh Allah sendiri bagi umat-Nya, dimana Allah yang akan di tinggikan. Saat itu “bangsa-bangsa akan berduyun-duyun kesana” karena “dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman Tuhan dari Yerusalem”. Sion dan Yerusalem adalah paralel dengan gunung Rumah Tuhan, gunung Tuhan dan rumah Allah Yakub. Hal ini menyatakan bahwa kota Sion atau Yerusalem adalah tempat di mana Tuhan, Allah bangsa Israel berdiam dan dari tempat itu akan keluar “pengajaran” atau “Torah”. Ternyata hal ini merujuk pada kedatangan Kristus yang akan digenapi, yang akan datang menjadi pengajar bagi bangsa-bangsa tentang jalan-jalan Tuhan dan sekaligus menjadi hakim di antara banyak bangsa. Peristiwa ini akan melahirkan kerinduan bangsa-bangsa untuk mau diajar oleh Tuhan sendiri. Itu terlihat jelas dari kalimat mereka sendiri: "supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya" (ay.4:2). Mereka tidak hanya belajar tentang jalan, tetapi juga ingin menempuh jalan tersebut. Inilah sikap dan perilaku murid sejati.
Melalui kelahiran Yesus Kristus, Allah ditinggikan. Sebab itu melalui pengajaran firman Tuhan yang keluar dari Yerusalem itu, manusia yang menerimanya akan mendapatkan hidup yang kekal. Amin
Diposting tanggal 30 Nov 2020
