Rabu, 11 September 2019 Lukas 18:18-27 FOKUS KEPADA KRISTUS (Matattangan pempatuanna lako Kristus)
Rabu, 11 September 2019 Lukas 18:18-27
FOKUS KEPADA KRISTUS
(Matattangan pempatuanna lako Kristus)
Tidak sedikit orang yang setelah membaca kisah “Orang Kaya Sukar Masuk Surga”, berlaku seperti orang kaya dalam kisah itu. Ia menjadi sedih karena ia sangat kaya. Benarkah Allah tidak berkenan melihat anak-anak-Nya kaya?
Kisah “Orang Kaya Sukar Masuk Sorga” adalah salah satu bagian dari pengajaran Tuhan Yesus tentang Kerajaan Sorga. Orang kaya dalam kisah ini mewakili anggapan banyak orang pada masa itu tentang syarat keselamatan, salah satunya melalui keteguhan menjalankan Hukum Taurat. Dengan kata lain, keselamatan dapat diperoleh melalui usaha manusia. Karena itu, ketika Yesus menyinggung Hukum Taurat, orang kaya tersebut dengan bangganya menjawab, “semua itu sudah kuturuti sejak masa mudaku (ay.21)”. Ia sangat yakin bahwa dengan usahanya dia telah memperoleh keselamatan. Akan tetapi, Yesus menunjukkan kepadanya bahwa usaha manusia sangat terbatas dalam mengupayakan keselamatan. Yesus memintanya menjual seluruh hartanya dan membagikannya kepada orang miskin (ay.22). Orang kaya itu tidak bisa berkata apa-apa karena tidak sanggup mengikuti permintaan itu. Kita dan semua pendengar pada masa itu disisakan satu pertanyaan, “kalau begitu siapa yang dapat diselamatkan?”
Keselamatan adalah pemberian Allah bagi kita (ay.27). Orang kaya dalam kisah ini tidak menyadari hal tersebut karena hatinya terpaut pada hartanya. Tuhan Yesus menawarkan pemulihan dengan memintanya mengalihkan titik fokus dari hartanya, namun ia tidak siap. Bagaimana dengan kita? Siapkah kita berpaling dari banyak hal di sekitar kita yang akan menghalangi kita melihat keselamatan yang Allah karuniakan?. Amin
Diposting tanggal 03 Sep 2019
