Senin, 16 Juli 2018 Kisah Para Rasul 23:1-11 TULUS DAN CERDIK
Senin, 16 Juli 2018 Kisah Para Rasul 23:1-11
TULUS DAN CERDIK
Di samping ketulusan dan keberanian, seorang pemberita Injil memerlukan hikmat. Adanya orang yang menolak pemberitaan Injil tidak perlu membuat kita menjadi kecewa atau kecil hati. Akan tetapi, kita harus menjaga agar penolakan tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan atau kebodohan kita. Karena pemberitaan Injil, Rasul Paulus bukan hanya harus berhadapan dengan massa, tetapi juga harus berhadapan dengan mahkamah agama yang terdiri dari golongan orang Farisi dan orang Saduki. Dalam penjelasannya Paulus memperkenalkan diri sebagai (mantan) orang Farisi, bahkan juga sebagai keturunan orang Farisi, yang memegang pengharapan akan kebangkitan orang mati. Akibatnya, terjadilah perpecahan di antara orang Farisi (yang berbalik mendukung Rasul Paulus) dengan orang Saduki yang tetap memusuhi Rasul Paulus. Untuk menghadapi itu Paulus memakai cara seperti yang pernah dikatakan Tuhan Yesus “ Hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati” (Mat 10 :16).
Taktik Paulus membuat dia bisa keluar dengan selamat dari situasi kritis itu. Paulus sungguh cerdik namun tulus dalam melakukan semuanya itu. Cerdik yang bermakna pintar cari akal untuk meloloskan diri dari situasi yang sulit.
Sebagai pengikut Kristus, kitapun di utus dan diberi tugas untuk memberitakan Injil dimanapun entah itu secara langsung sama seperti Paulus pun juga lewat keseharian kita. Kiranya kitapun juga belajar untuk cerdik namun tulus. Jangan sampai tangan kita dibelenggu dan mulut kita dibungkam hanya karena kesembronoan kita dalam menggunakan cara yang tepat dalam pewartaan Injil, namun jangan melenyapkan keberanian kita karena Tuhan yang mengutus kita maka Dia yang akan memperlengkapi dan menyertai kita.
Diposting tanggal 08 Jul 2018
