PKBGT HARUS MERUBAH PARADIGMA

Dalam kehidupan rumah tangga dan kehidupan warga Jemaat, maka peranan anggota Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PKBGT) selaku kepala rumah tangga, Imam dalam keluarga, maka kalau kita hubungkan dengan kondisi sekarang, maka anggota PKBGT perlu merubah paradigma berpikir. Artinya, kalau cara hidup, cara kerja, pola kehidupan nenek moyang kita dahulu masih perlu dipertahankan sampai sekarang, maka hal itu sudah ketinggalan. Belum lagi kalau kita hubungkan dengan kondisi kita sekarang di era milineal, maka mau tidak mau kita selaku anggota PKBGT perlu merubah paradigma berpikir dan bertindak, kalau tidak mau, maka kita akan semakin ketinggalan dalam seluruh aspek kehidupan kita. Hal ini sebagi kesimpulan dari pembinaan dan diskusi dengan fasilitator Pnt. Aleksander Mangoting dan moderator Pither.

Pembinaan dan perjumpaan dengan slaah satu pengurus Pusat PKBGT kali ini amat penting karena melihat posisi jemaat kita cukup jauh dari kota Palu, sehingga untuk sampai ke tempat ini dibutuhkan waktu yang cukup lama. Jadi kami sangat bersyukur dalam perjalanan pembinaan di Sulawesi Tengah masih menyempatkan diri dan waktu untuk melakukan pertemuan dan diskusi dengan sejumlah anggota PKBGT di Watukilo ini. Demikian diungkapkan Pither selaku moderator dan yang selama ini aktif membangun komunikasi.

Dalam pembinaan yang berlangsung tanggal 18 September 2019 ini, terungkap bahwa sebagian besar waga jemaat adalah masyarakat Seko yang mengungsi ketika terjadi peristiwa DI/TII lalu. Dan dalam kehidupan warga jemaat, sebagian dari mereka pernah beberapa kali pulang ke Seko untuk melihat kampung halaman orang tua mereka.

Jemaat yang paling jauh di Klasis Sulawesi Tengah adalah Watukilo. Untuk mencapainya dengan kendaraan umum dari Palu dalam kondisi tidak hujan dapat ditempuh 3,5-4 jam. Umumnya anggota jemaat petani dan sebagian kecil sebagai pegawai.

Sementara buka jalan tembus ke Seko

Pemerintah Sulawesi Tengah, secara khusus Kabupaten Sigi sedang mengerjakan pembukaan jalan tembus ke Seko. Dalam kondisi sekarang. Diharapkan tahun depan akan memasuki tahap pengerasan, sehingga pada musim kemarau motor dapat tembus ke Seko.

Umumnya warga jemaat yang ada di Watukilo, Sisia, Saluki, Omu dan dataran Palolo sangat mengharapkan pemerintah Sigi segera merealisasikan pekerjaan pembukaan jalan dan pengerasan jalan tembus ke Seko, sehingga mereka dapat pulang kampung dengan naik motor, tidak seperti puluhan tahun lalu harus berjalan kaki selama beberapa hari.

Bahkan anak-anak mereka yang lahir di Sulawesi Tengah banyak yang belum pernah ke Seko. Dengan terbukanya jalan darat, maka mereka akan merasa senang dan bahagia karena anak-anak mereka dapat pulang kampung ke Seko bersama mereka.


Diposting tanggal 26 Sep 2019

Daftar Artikel

Paulus banyak menemui tantangan dalam pelayanannya, banyak orang yang tidak senang dengan apa yang d.....

Selengkapnya ..

Upaya untuk membunuh Paulus yang semula bersifat rencana ternyata kemudian berubah menjadi suatu te.....

Selengkapnya ..

2 Samuel 7:1-17 menjelaskan bahwa ayat 2-3, merupakan desakan Natan agar Daud membangun Bait Allah. .....

Selengkapnya ..

Taktik Paulus membuat dia bisa keluar dengan selamat dari situasi kritis itu. Paulus sungguh cerdik .....

Selengkapnya ..

Dalam hidup ini kita juga pernah merasakan betapa menyakitkan sebuah fitnah yang dilontarkan oleh me.....

Selengkapnya ..

Lain halnya dengan Yesus yang sama sekali tidak mengenal ketakutan dalam menyatakan kebenaran baik t.....

Selengkapnya ..

Sebagai seorang rasul atau utusan Kristus, Paulus menjadikan kesabarannya menderita dalam berjuang m.....

Selengkapnya ..

Rasul Paulus sebagai seorang pemberita Injil tidak terlepas dari penderitaan. Ia banyak mengalami pe.....

Selengkapnya ..

Raja Daud dalam bacaan kita hari ini, setia meminta petunjuk Tuhan dan patuh kepada petunjuk Tuhan. .....

Selengkapnya ..

Daud termasuk orang yang setia kepada perintah Tuhan sehingga kesetiaan dan ketaatannya itu dihargai.....

Selengkapnya ..

Bacaan kali ini berbicara mengenai kemenangan Daud (Pasal 6). Daud mengumpulkan orang pilihan sebany.....

Selengkapnya ..

Yehezkiel 2:1-5 menjelaskan bahwa selain sebagai nabi, Yehezkiel adalah seorang imam, mungkin dari k.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...