Minggu, 27 Januari 2019 Mazmur 119:1-8 POLA KEBAHAGIAAN SEHAT Soyanan kamasannangan tu mepamatoto’
Minggu, 27 Januari 2019 Mazmur 119:1-8
POLA KEBAHAGIAAN SEHAT
Soyanan kamasannangan tu mepamatoto’
Seorang pemula dalam seni menggambar memerlukan apa yang disebut pola. Pola itu biasanya dalam bentuk titik-titik yang kemudian dihubungkan dengan garis-garis untuk mendapatkan sebuah gambar yang utuh. Demikian halnya dengan dambaan hidup bahagia, sangatlah diperlukan pola yang benar tepat dan terarah untuk meraihnya. Ada langkah dan tahapan-tahapan yang mesti dilalui untuk tiba pada sebuah kebahagiaan.
Kata berbahagia diungkapkan 29 kali dalam kitab Mazmur (versi TB). Kitab Mazmur dimulai dengan kata berbahagia. Hal yang sama juga diungkap atau dimulai pada pasal 119 ini, bahwa orang yang hidup menurut Taurat Tuhan akan berbahagia, asal saja hidupnya (jalannya) tulus dan terus mencari kehendak Tuhan dengan segenap hati yang jujur. Berbahagia karena mengenal dan melakukan kebenaran yang sesungguhnya, itulah kebahagiaan yang sehat. Kebahagiaan yang sehat menyusul pengindahan hukum Allah, yakni hidup yang baik (ay. 1), bebas dari penyimpangan (ay. 3), tiada alasan untuk malu (ay. 6) dan keutuhan rohani (ay. 7).
Memang ada banyak sumber kebahagiaan yang dapat diupayakan orang untuk dinikmati dalam hidupnya. Namun apakah hal-hal itu menghasilkan kebahagiaan yang sehat dan pertumbuhan dalam hidupnya? menaati Firman Tuhan akan membawa berkat bagi hidup orang yang percaya. Karena itu, kehendak Tuhan harus dicari dengan hati yang tulus. Mencari Tuhan bukanlah sekedar mempelajari Alkitab dan menjejali otak dengan beragam pengetahuan, sebab kebenaran di hatilah yang membuat kita merasakan kebahagiaan dan membuat kita bertumbuh di dalam Tuhan. Kebahagiaan yang sehat adalah hasil dari pola hidup menutrisi hati dan pikiran dengan Firman Tuhan.
Diposting tanggal 19 Jan 2019
