Senin, 6 Agustus 2018 Efesus 4:17-24 HIDUP BERMAKNA
Senin, 6 Agustus 2018 Efesus 4:17-24
HIDUP BERMAKNA
Victor E. Frankl, lahir di Wina, Austria 26 Maret 1905 adalah seorang ahli penyakit saraf dan jiwa yang mengembangkan “Logoterapi” (Logotherapy) sebagai satu bentuk pengetahuan untuk melihat berbagai potensi dalam diri manusia yang dapat diubahkan menjadi sesuatu yang bermakna. Frankl membangun teorinya dengan memunculkan dua pertanyaan mendasar, yakni: “What we give to life” (Apa yang dapat diberikan bagi kehidupan ini?); “What we take form the world” (Apa yang kita ambil dari dunia ini?). Kedua pertanyaan ini, secara sepintas memperlihatkan bahwa terdapat ikatan kuat antara manusia dengan dunianya.
Rasul Paulus memberikan penegasan dalam perikop bacaan hari ini, agar kehidupan umat Tuhan di Efesus terarah dalam pengenalan yang benar akan Kristus. Pengertian yang gelap, menjauhkan diri dari persekutuan, kedegilan, kecemaran adalah penggambaran dari beberapa sikap dan pola hidup seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah (ayat 17-20). Nafsu yang menyesatkan atau hidup berdasarkan manusia lama yang tidak sejalan dengan kehendak Tuhan haruslah ditanggalkan, “... harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan” (ayat 22).
Mengenakan manusia baru atau hidup berdasarkan firman Allah merupakan kewajiban bagi setia orang percaya kepada-Nya sebagai bentuk pola hidup menjaga kekudusan di hadapan Tuhan (ayat 23-24). Begitu banyak tantangan hidup di sekitar kita yang dapat membuat kehidupan ini tidak lagi memuliakan Tuhan. Karena itu, sebagai orang yang secara terus menerus dibaharui oleh kebenaran Firman Tuhan, marilah senantiasa menjaga kekudusan hidup ini di hadapan Tuhan, agar kehidupan kita senantiasa bermakna bagi sesama dan dunia ini. Amin
Diposting tanggal 27 Jul 2018
