Rabu, 18 April 2018 Amsal 9:1-10 ORANG BIJAK TERBUKA PADA KECAMAN
Rabu, 18 April 2018 Amsal 9:1-10
ORANG BIJAK TERBUKA PADA KECAMAN
Siapa yang mau berani melakukan kecaman? Salah-salah malah dapat dianggap melakukan tindakan pelanggaran hukum. Dianggap melakukan tindakan pencemaran nama baik. Itu bisa dipidana. Memang tidak semua orang dapat menerima kecaman. Dalam KBBI, kecaman berarti teguran yang keras; kritikan; celaan. Teguran yang keras dapat menjatuhkan seseorang. Tetapi di sisi lainnya, teguran dapat bernilai positif. Seseorang yang dapat menerima teguran dengan baik, bisa jadi dapat mengalami perubahan yang semakin baik. Rupanya seorang yang dapat menerima teguran dengan baik adalah kategori orang bijak.
Penulis Amsal memberikan gambaran tentang kategori orang bijak. Ayat 1-6 menggambarkan orang bijak sebagai sebuah hikmat yang menyebar pengajaran dan pengertian. Karena meninggalkan kebodohan lalu mengikuti pengajaran dan pengertian berarti memiliki hidup bahagia. Sangat menarik, bahwa orang bijak adalah orang yang terbuka terhadap kecaman atau teguran. Bagi orang bijak, teguran dapat dijadikannya pengalaman untuk berubah menjadi lebih baik. Karena itu, orang yang memberikan teguran kepadanya akan dikasihinya (ay.8).
Teguran seperti apa yang kita terima saat ini? Lalu bagaimana reaksi kita? Alangkah indahnya apabila kita terbuka pada kecaman atau teguran. Sebab teguran tersebut dapat saja mengubah kita menjadi semakin lebih baik. Memang pada awalnya teguran itu bisa saja menyakitkan. Tetapi apabila diterima dengan lapang dada dan penuh kerendahan hati, maka teguran tersebut justra dapat menjadi batu loncatan untuk naik pada level hidup yang lebih tinggi. Amin
Diposting tanggal 12 Apr 2018
