Jumat, 29 November 2019 Yesaya 60:8-14 KEMULIAAN SION KOTA ALLAH (Kamala’biranna Sion Tondok Puang)
Jumat, 29 November 2019 Yesaya 60:8-14
KEMULIAAN SION KOTA ALLAH
(Kamala’biranna Sion Tondok Puang)
Setiap kita mendambakan pemulihan, bukan saja dalam hal kesehatan namun juga dalam hal-hal yang lainnya, seperti tatanan hidup bermasyarakat, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Pemulihan dalam artian di tempatkan pada posisi yang semestinya agar terhindar dari kekacauan.
Pembangunan kembali Yerusalem merupakan kerinduan yang sangat besar bagi umat Israel. Setelah banyak orang Israel kembali dari pembuangan, raja Koresh dan Darius dari Persia mengizinkan mereka membangun kembali Bait Allah. Kelak raja Artahsasta dari Persia mengisinkan orang Israel mendirikan kembali tembok-tembok kota Yerusalem. Pada pasal 60 ini menubuatkan bahwa dengan kedatangan Mesias, kemuliaan Tuhan akan datang di antara umat-Nya dan banyak bangsa akan datang kepada terang itu. Kini kedatangan terang dan kemuliaan-Nya itu telah di penuhi dalam Kristus Yesus ke dalam dunia. Penerapan ayat-ayat ini dalam Perjanjian Baru di tujukan kepada pelayanan Yesus yang di urapi di Galilea (bnd. Mat 4:16-17). Sejak gerakan misioner yang besar di mulai pada zaman Perjanjian Baru, menekankan bahwa nubuat ini sedang digenapi.
Dunia kita penuh konflik tetapi kelak Tuhan akan mendatangkan damai sejahtera. Kemuliaan Tuhan akan melimpahi umat-Nya saat Dia menyelubungi mereka dengan sukacita. Warga Sion akan mengenal Allah dan memuji Dia. Kita meyakini bahwa akan datang saatnya di genapi firman Tuhan yang berkata; “Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Filipi 2:9-11).
Diposting tanggal 26 Nov 2019
