Rabu, 16 Desember 2020 Maleakhi 3:13-18 MENJADI MILIK KESAYANGAN TUHAN (Mendadi Mana’ Nakaboroi’ Puang) Become Beloved Possession of God
Rabu, 16 Desember 2020 Maleakhi 3:13-18
MENJADI MILIK KESAYANGAN TUHAN
(Mendadi Mana’ Nakaboroi’ Puang)
Become Beloved Possession of God
Sampai saat ini masih banyak orang Kristen yang tidak pernah mengindahkan yang namanya beribadah. Malahan tidak jarang yang mengucapkan kata-kata kasar jika dinasehati. Menganggap ibadah tidak ada gunanya, merasa rugi jika beribadah, bahkan mengatakan bahwa beribadah atau tidak beribadah sama saja. Benarkah tidak ada perbedaan antara orang yang beribadah dengan orang tidak beribadah?
Firman Tuhan yang kita baca hari ini menegaskan perbedaan antara orang yang beribadah dengan yang tidak beribadah. Orang yang tidak suka beribadah menganggap ibadah itu adalah hal yang sia-sia. Jangankan mengucapkan kata-kata kasar di hadapan manusia, di hadapan Tuhan pun mereka tidak takut. Orang yang tidak suka beribadah dan berpendapat seperti itu disebut sebagai orang yang kurang ajar (ay.13). Bisa saja karena kemujuran, mereka disebut sebagai orang bebas dan sukses namun bagi Tuhan mereka tidak berguna. Lain halnya dengan orang yang mengindahkan ibadah kepada Tuhan. Mereka selalu merasakan dan menikmati penyertaan Tuhan. Mereka selalu merasa bahwa Tuhan terus memperhatikan serta mendengar setiap seruan yang disampaikan bagi Tuhan, bahkan mereka disebut milik kesayangan Tuhan (ay.17). Dari hal ini jelas bahwa perbedaan akan nampak antara orang yang suka beribadah dengan orang yang tidak suka beribadah.
Tentu kita semua ingin disebut sebagai milik kesayangan Tuhan. Milik kesayangan berarti akan selalu diperhatikan. Karena itu tetaplah mencintai Tuhan. Nampakkan itu dalam kecintaan beribadah kepada-Nya maka kita akan disebut milik kesayangan Tuhan. Menjadi milik kesayangan Tuhan adalah kebahagiaan dalam Kristus. Amin
Diposting tanggal 16 Nov 2020
