Kamis, 5 Juli 2018 Mazmur 88:11-19 BAGAIMANAPUN KEBERADAANKU KAULAH TUHAN
Kamis 5 Juli 2018 Mazmur 88:11-19
BAGAIMANAPUN KEBERADAANKU, KAULAH TUHAN
Banyak orang jika sudah terlalu lama menghidupi penderitaan akhirnya menyerah, bahkan melupakan Tuhan. Ia putus harapan karena menurutnya Tuhan diam melihat keberadaannya yang terus-menrus di timpa musibah serta persolanan kehidupan yang tak kunjung selesai.
Mazmur 88:11-19 menggambarkan bagaimana pemazmur yang tetap bertahan dalam Tuhan sekalipun duka kehidupan melanda kehidupannya. Keluhannya menunjukkan penderitaan berat yang telah menekan jiwanya. Ia berseru-seru siang malam (ayat 2) namun sampai akhir mazmur ini tidak terlihat tanda bahwa Allah menjawab doanya. Penderitaannya saat itu bertambah berat tatkala ia merenungkan apa yang dibayangkannya apabila ia mati dan masuk ke dalam dunia orang mati (ayat 11-13). Pergumulan batin pemazmur sangatlah berat. Teriakannya seolah-olah tak beroleh jawab dan penderitanya seolah-olah dibiarkan oleh Tuhan. Namun dalam keadaan seperti itu, pemazmur belajar untuk melihat dalam gelap, hingga akhirnya bersikap sepenuhnya dengan beriman kepada Allah.
Bagaimana dengan saudara, adakah kita terus menghayati kehadiran Tuhan dalam setiap masalah yang kita hadapi?. Siapapun kita, pergumulan dan persoalan kehidupan akan terus sili berganti menjadi bahagian dalam kehidupan kita, entah masalah itu berat ataupun ringan, namun pemazmur tetap mengajak kita untuk terus menghayati bahwa hanya dengan cara bertahan dalam Tuhan kita akan memperoleh sebuah jawaban pada waktunya. Hal ini penting karena semakin kita menjauh dari Tuhan dalam setiap masalah kita, maka semakin sulit pula kita menghayati cara Tuhan bekerja dalam setiap masalah yang kita hadapi. Karena Itu, bagaimanapun keberadaan kita tetaplah percaya pada pertolongan Tuhan.Amin
Diposting tanggal 01 Jul 2018
