Sabtu, 12 Oktober 2019 Lukas 12:13-20 JAMINAN HIDUP (Ba’gi Katuoan)
Sabtu, 12 Oktober 2019 Lukas 12:13-20
JAMINAN HIDUP
(Ba’gi Katuoan)
Uang bukan segalanya, tetapi segalanya butuh uang. Ungkapan ini sepertinya sulit di bantah. Untuk dunia saat ini, sangat sulit membayangkan ada orang yang bisa hidup tanpa uang. Karena itu juga tidak mengherankan jika uang di anggap sebagai hal yang sangat penting. Uang seolah menjadi jaminan keberlangsungan hidup. Persoalan hari esok terasa aman jika persediaan uang di rasa cukup.
Dalam teks Lukas 12:13-21 ada orang yang meminta Yesus menengahi perkaranya terkait pembagian warisan, namun Ia menolaknya. Ia malah mengingatkan orang tersebut dan semua orang yang ada di situ untuk tidak menjadikan kekayaan sebagai pencarian hidup. Jaminan hidup tidak tergantung pada seberapa banyak kekayaan kita (ay.15). Yesus menjelaskan maksudnya ini dengan perumpamaan tentang seorang muda yang merasa bahwa keberlangsungan hidupnya akan bergantung pada seberapa banyak persediaan hartanya. Ia menabung untuk persiapan hingga hari tua. Sayangnya, ia meninggal pada usia muda.
Untuk menjalani hidup, kita butuh uang. Ini tidak perlu di perdebatkan lagi. Akan tetapi, jangan sekali-kali tergoda menjadikan uang (kekayaan) sebagai sumber rasa aman dan jaminan menjalani kehidupan. Satu-satunya sumber rasa aman dan jaminan hidup manusia adalah Tuhan. Dalam hal ini, uang (kekayaan) hanyalah sarana hidup. Allah mengaruniakan-Nya untuk kita pakai memuliakan Dia. Amin
Diposting tanggal 01 Oct 2019
