Selasa, 08 Oktober 2019 Habakuk 2: 1-5 ORANG BENAR HIDUP OLEH PERCAYANYA (Iatu to Ma’bulo Lollong Umpotuo Kapatongananna)
Selasa, 08 Oktober 2019 Habakuk 2: 1-5
ORANG BENAR HIDUP OLEH PERCAYANYA
(Iatu to Ma’bulo Lollong Umpotuo Kapatongananna)
Ingat kisah Nuh dan Lot? Mereka dan seisi rumahnya adalah orang-orang yang takut akan Tuhan. Mereka adalah orang-orang benar di mata Tuhan. Cara hidup mereka sungguh berbanding terbalik dengan orang-orang di sekitar lingkungan mereka yang mana kejahatan menjadi konsumsi mereka sehari-hari. Kejahatan mereka sudah sangat parah sehingga Tuhan memutuskan untuk menghancurkan seluruh tempat di mana kejahatan itu dihidupi.
Kisah yang mirip kembali terjadi dalam kehidupan orang Israel. Habakuk mengisahkan bahwa pemberontakan umat Tuhan sudah sangat parah. Allah memutuskan menghukum mereka. Habakuk kemudian mempertanyakan keadilan Allah. Jika seluruh bangsa itu di hukum bagaimana dengan mereka yang masih takut akan Tuhan? Ia mendapat Jawaban. Hukuman tidak bisa di hindari lagi (ay.3). Bangsa itu akan di hancurkan. Orang sombong dan congkak, penipu, pengkhianat yang hidup di dalamnya akan di binasakan-Nya (ay.4-5). Lalu bagaimana dengan mereka yang masih percaya? Tuhan mengatakan bahwa orang yang benar akan hidup oleh percayanya (ay.4).
Jangan pernah ragu untuk terus menjadi anak-anak Tuhan, sekalipun kita berada pada lingkungan di mana Tuhan di tertawakan. Jangan sekalipun berpikir bahwa sepertinya hidup kita akan lebih aman jika mengikuti hal-hal jahat yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Percayalah, rasa aman hanya datang dari Tuhan. Karena itu, baiklah orang benar hidup oleh percayanya. Amin
Diposting tanggal 01 Oct 2019
