Senin, 14 Oktober 2019 Kisah Para Rasul 26:24-32 PEJUANG IMAN (To umpembuloi kapatonganan)
Senin, 14 Oktober 2019 Kisah Para Rasul 26:24-32
PEJUANG IMAN
(To umpembuloi kapatonganan)
Peristiwa pengeboman pada sebuah Gereja di Surabaya pada tahun 2018 yang lalu menyisakan kisah heroik. Aloysius Bayu Rendra, salah seorang umat dari Gereja tersebut menahan pembawa bom yang sedang melaju dengan motornya menuju gedung Gereja. Bom itu meledak di dekatnya. Ia meninggal, namun tindakan itu berhasil mencegah jatuhnya korban yang lebih banyak lagi.
Kisah heroik tampak juga dalam sidang yang di jalani oleh Paulus. Ia di tangkap untuk mempertanggungjawabkan pemberitaan-Nya tentang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (ay.24). Festus yang menangani kasus Paulus sepertinya berusaha membebaskan Paulus. Ia menuduh Paulus sebagai orang gila dan karena itu apa yang di sampaikannya tidak perlu di tanggapi serius. Atas tuduhan ini juga, tidak ada lagi alasan untuk menghukum Paulus. Paulus rupanya tidak ingin menghina Injil untuk menyelamatkan dirinya. Ia sudah menyerahkan seluruh hidupnya untuk Injil. Ia justru semakin menegaskan bahwa Yesus itu Allah yang benar dan semua orang harus tunduk kepada-Nya. Ia bahkan berdoa supaya semua orang dalam sidang itu menerima Yesus sebagai Juruselamat (ay.29).
Pahlawan-pahlawan iman senantiasa muncul dalam perjalanan Gereja. Ada yang muncul melalui peristiwa-peristiwa heroik, ada juga yang tampak biasa saja. Akan tetapi, dalam semuanya itu ada satu yang tampak jelas yaitu Allah setia memelihara umat-Nya. Kita semua adalah “pejuang-pejuang iman” yang dalam misinya kita sedang berjuang mempertahankan iman kita kepada Kristus dalam perjalanan kehidupan yang penuh tantangan. Amin
Diposting tanggal 08 Oct 2019
