Jumat, 20 September 2019 Roma 8:31-39 KASIH KRISTUS MENGGERAKKAN DUNIA (Pa’kaboro’na Kristus umpatigega’ lino)
Jumat, 20 September 2019 Roma 8:31-39
KASIH KRISTUS MENGGERAKKAN DUNIA
(Pa’kaboro’na Kristus umpatigega’ lino)
Dalam suatu kesempatan, Sekjen Persekutuan Gereja-gereja Sedunia (WCC) membagikan pergumulan yang dihadapi ketika sedang mempersiapkan tema sidang raya kesebelas Persekutuan Gereja-gereja Se-Dunia (WCC) yang akan berlangsung pada tahun 2021 di Jerman. Dua pertanyaan yang mengarahkan tema adalah (1) Apa yang Gereja ingin katakan kepada dunia; dan (2) Apa yang dunia paling butuhkan sekarang? Jawabannya adalah kasih! Sepanjang berdirinya pada tahun 1948 di Belanda (71 tahun yang lalu), kata kasih ternyata belum pernah muncul dalam tema-tema sidang raya WCC. Sehingga dipilih-lah tema yang dianggap menjawab dua pertanyaan di atas, “Kasih Kristus Menggerakkan Dunia Menuju Rekonsiliasi dan Kesatuan”.
Paulus dalam suratnya baik kepada Jemaat di Roma, Korintus, maupun Efesus, berkali-kali menekankan kasih Allah di dalam Kristus. Kasih yang telah dibuktikan dengan kematian di kayu salib, sekaligus kasih yang memberi harapan melalui kebangkitan-Nya. Oleh karena kasih Kristus telah dibuktikan sedemikian rupa, lantas Paulus memunculkan pertanyaan retoris, “Siapa yang dapat memisahkan kita dari Kasih Allah?” Layaknya pertanyaan retoris, pertanyaan Paulus sudah diketahui jawabannya: tidak ada seorang pun atau satu hal pun. Paulus ingin menekankan, apa pun yang kita hadapi dalam hidup ini baik ketika lapar, menderita maupun disiksa kasih Allah di dalam Kristus tidak dapat diambil dari kita. Semua pergumulan hidup tidak mengurangi fakta bahwa Kristus mengasihi kita. Bahkan, semua tantangan-tantangan itu hanya akan membuat kita meresapi kasih Kristus lebih dalam. Kasih itu jugalah yang akan menjadi penggerak sehingga kita dapat hidup bersatu dan berekonsiliasi, dua hal yang sangat dibutuhkan oleh dunia saat ini. Amin
Diposting tanggal 13 Sep 2019
