Jumat, 08 Nopember 2019 Zakharia 6:9-15 MENJADI ALAT TUHAN (Napoparea Puang)
Jumat, 08 Nopember 2019 Zakharia 6:9-15
MENJADI ALAT TUHAN
(Napoparea Puang)
Menjadi alat Tuhan bukanlah sebuah hal yang mudah karena membutuhkan kesiapan hati dan keterbukaan untuk bersedia melakukan apa yang Tuhan inginkan.
Dalam pembacaan hari ini disebutkan beberapa tokoh yang dipakai oleh Tuhan dalam mewujudkan rencana-Nya dalam hidup umat-Nya. Yaitu Zakharia yang disuruh pergi ke rumah Yosia dan memungut persembahan dari orang-orang buangan, juga dari pada orang-orang buangan ini dipungut perak dan emas untuk dibuat menjadi mahkota yang akan dikenakan di kepala imam besar Yosua (ay.9-11). Mahkota yang dikenakan kepada Yosua adalah lambang kepemimpinan dan keagungan, bahwa dialah yang akan menjadi alat Tuhan mendirikan bait Tuhan. Melalui dia jugalah akan ada permufakatan tentang damai (ay.13). Namun mahkota itu akan tetap tinggal di bait Tuhan menjadi tanda peringatan bagi orang-orang buangan (ay.14). Dan bahkan Allah akan memakai orang yang jauh sekalipun menjadi alat-Nya untuk turut membangun bait Tuhan. Dan semua itu akan terjadi apabila umat mendengarkan suara Tuhan (ay.15).
Seperti halnya Yosua kiranya orang percaya menjadi alat untuk membawa damai, sehingga hubungan antar sesama dapat terus terjalin dan tercipta dengan harmonis. Selain itu juga setiap orang percaya dituntut untuk terus fokus membangun bait Tuhan. Mengapa? Karena setiap orang percaya telah di damaikan oleh Allah di dalam Yesus Kristus. Dialah yang telah diutus oleh Allah melepaskan manusia dari jerat dosa dan oleh-Nya manusia diselamatkan. Karena itu jadilah alat-Nya yang membawa damai sebab berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak Allah (Mat.5:9). Amin
Diposting tanggal 31 Oct 2019
