Rabu, 16 Mei 2018 Ezra 9:10-15 KEKUDUSAN PERNIKAHAN
Rabu, 16 Mei 2018 Ezra 9:10-15
KEKUDUSAN PERNIKAHAN
Bentuk hubungan yang sangat mendasar dalam hidup manusia adalah pernikahan. Pernikahan adalah hubungan antar manusia yang terpenting dan paling berpengaruh. Alkitab menjadikan hubungan nikah sebagai gambaran untuk hubungan Allah dengan umat-Nya.
Ezra 9:10-15, Allah melarang pernikahan campuran terhadap umat-Nya. Maksud larangan itu ialah agar di dalam keluarga tetap terpelihara satu dasar kemurnian iman. Ketika didengar oleh Ezra bahwa banyak dari para imam Israel yang menjalani pernikahan campuran, ia datang dan mengaku dosa di hadapan Tuhan (ayat 14-15). Dosa tersebut bertambah berat bila dilihat dalam fakta bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya di pembuangan (ayat 13). Kini justru melalui nikah campur mereka meninggalkan Tuhan.
Hubungan antar manusia, terutama pernikahan menempati urutan kedua sesudah hubungan baik dengan Tuhan. Hubungan yang benar dengan Tuhan akan tercermin dalam hubungan nikah, sebaliknya hubungan nikah akan tergambar dalam hubungan dengan Tuhan. Itu sebabnya tidak boleh seseorang yang telah mengalami kasih setia Tuhan memilih pasangan hidup dengan yang tidak hidup dalam Tuhan.
Bila terlanjur nikah campur, apa yang harus dilakukan? Ezra menyadari keseriusan kesalahan tersebut, mengakuinya, dan memohon belas kasihan Tuhan. Tuhan bisa mengampuni dan mengubah yang salah. Namun untuk memperbaiki dibutuhkan usaha yang keras. Karena itu janganlah mengulang hal yang sama, meskipun tersedia pengampunan. Marilah menghormati Tuhan, menunjukkan sikap iman kepada Tuhan dalam pemilihan teman hidup yang memenuhi kriteria rohani.
Diposting tanggal 13 May 2018
