Sabtu, 25 Januari 2020 Lukas 5:27-32 UNDANGAN Petamba
Sabtu, 25 Januari 2020 Lukas 5:27-32
UNDANGAN
Petamba
Menghadiri sebuah undangan baik yang bersifat lisan maupun yang sifatnya tertulis, tentu karena ada ikatan yang membuat kita hadir. Entah sebagai sahabat, tetangga ataupun kawan sekerja dalam berbagai aspek.
Undangan Yesus bagi Lewi, tidak seperti undangan biasanya. Undangan Yesus sekaligus mengandung makna perintah: “ikutlah Aku”. Lewi adalah seorang pemungut cukai, dan karena jabatannya itu Lewi dianggap “buruk” dalam pandangan umum. Kesan kebanyakan orang sepertinya mengisolir Lewi dari kehidupan sosialisasinya. Lewi seolah-olah dikucilkan dari pergaulan dengan sesama orang Yahudi, apalagi dengan tokoh agama Yahudi, seperti para ahli taurat dan orang Farisi. Di tengah kondisi yang dialaminya, Yesus datang menghampiri dan menyapa dia dengan sebuah undangan (ay.27). Undangan Yesus itu segera diresponsnya dengan positif, tanpa fikir panjang atau pertimbangan yang lain, iapun segera berdiri, meninggalkan segala sesuatu lalu mengikut Dia (ay.28).
Berdiri mengandung makna; tidak tinggal diam, melainkan siap pergi dan berjalan bersama Yesus. Meninggalkan segala sesuatu berarti melupakan segala kesibukan, pekerjaan dan kebiasaan-kebiasaan buruk yang menjadi penghalang mengikut Yesus. Mengikut Dia berarti berjalan bersama Yesus, mengikuti perintah-Nya dan melakukan kehendak-Nya. Respons Lewi yang kedua ialah mengadakan perjamuan besar untuk Yesus. Hal ini merupakan sebuah sikap hati yang bersyukur kepada Yesus, sekaligus mau memperlihatkan bahwa dia telah bertobat. Karena itu, tinggalkan dosa kita dan berjalanlah bersama Dia dan hiduplah dalam kehendak-Nya. Amin
Diposting tanggal 17 Jan 2020
