Sabtu 24 Februari 2018 Markus 8:27-30 TAK DEKAT MAKA TAK KENAL
Sabtu 24 Februari 2018 Markus 8:27-30
TAK DEKAT MAKA TAK KENAL
Kalimat yang umumnya kita kenal adalah, tak kenal maka tak sayang. Meskipun yang unik, boro-boro selalu mau kenal untuk sayang orang baru, sedangkan orang yang sudah lama di kenal, kita tidak menyayanginya, atau malah mungkin memusuhinya. Dan kali ini, kita merenungkan bacaan ini dalam tema, tak dekat maka tak kenal.
Dikisahkan oleh Markus, Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung, sekitar Kaisarea Filipi (ayat 27). Dalam perjalanan, Yesus bertanya, menurut orang, siapakah Aku ini? ada yang mengatakan, Yesus adalah Yohanes pembaptis, Elia, dan salah seorang dari nabi. Apa yang membuat orang-orang memandang Yesus demikian? karena mereka hanya melihat Yesus dari kejauhan. Hanya takjub pada mujizat yang Ia lakukan. Mereka tidak punya kedekatan dengan Yesus, sehingga mereka hanya mereka-reka, Yesus adalah seseorang yang cukup berpengaruh. Tapi di hadapan murid, ketika di tanya pertanyaan yang sama, di jawablah Engkau adalah Mesias (ayat 29). Jawaban ini, dari tuntunan Roh Allah, sebagai dampak dari murid-murid, punya kedekatan yang intim dengan Yesus. Mereka. Dari kedekatan dan keakraban itulah, Petrus mengakui, bahwa Yesus adalah orang yang di urapi Allah.
Saudara-saudara, sejauh apa kita mengenal Yesus? Maka jawaban kita, bergantung pada sedekat apa kita dengan Firman-Nya. Apakah kita mengenalnya sejauh tokoh legendaris yang tak habis-habisnya di kisahkan? Atau sudah menjadi pribadi yang kita terima, sebagai Juruselamat yang dari Allah. Karena itu, dekatlah dengan firman-Nya, maka pengenalanmu akan Dia, tentang besarnya kasih-Nya, akan semakin membuatmu mengenal-Nya hingga dalam Roh Allah, engkau pun akan mengakui Yesus adalah Mesias yang dari Allah. Amin
Diposting tanggal 17 Feb 2018
