Kamis 01 Maret 2018 1 Petrus 2:1-10 BATU YANG HIDUP
Kamis 01 Maret 2018 1 Petrus 2:1-10
BATU YANG HIDUP
Batu yang hidup? Ah, yang benar saja. Yang adakan batu akik, batu asa, batu tawas dan ada juga kapala batu. Batukan benda mati. Mengapa ada batu yang hidup? Apakah batu ini dapat bernafas, atau bagaimana modelnya, sehingga di sebut batu yang hidup? Pasti ini bukan batu sembarangan.
Ya, memang benar Yesus Kristus itu bukan batu yang sembarangan. Dialah batu penjuru kehidupan. Dialah batu yang di pilih Allah, di letakkan di Sion untuk menjadi sumber kehidupan. Siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan di permalukan (ayat 6). Tapi bagi yang tidak percaya, Dia menjadi batu sandungan (ayat 7). Di atas batu yang hidup inilah, Petrus mengingatkan jemaat, bahwa mereka telah menjadi bangsa yang terpilih, yang dipanggil dari kegelapan masuk kedalam terang yang ajaib (ayat 9). Dan sebagai umat yang telah di hidupkan, mereka harus membuang segala kejahatan, dan belajar seperti bayi, supaya bertumbuh dan juga menjadi batu yang hidup, untuk pembangunan rumah rohani di dalam Yesus Kristus.
1 Korintus 3:11, yang menjadi dasar Gereja Toraja, menegaskan “karena tidak seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain, daripada dasar yang telah di letakkan yaitu Yesus Kristus”. Artinya, satu-satunya dasar kehidupan dan persekutuan hanya Yesus sendiri. Hanya di atas dasar Yesus sebagai batu yang hidup, kita pun di hidupkan. Di luar Kristus sebagai batu yang hidup, percayalah tidak akan ada kehidupan. Yang ada hanyalah kegelapan, dan baginya telah ada tempat yang di sediakan (ayat 8). Karena itu, kita memiliki tanggungjawab untuk membuang segala kejahatan, untuk juga menjadi batu yang hidup, untuk pembangunan rumah Kristus. Jadi apakah kita mau hidup di atas batu yang hidup, atau tetap mau kapala batu menjalani hidup di luar Kristus? Renungkanlah, Tuhan memberkati. Amin
Diposting tanggal 26 Feb 2018
