Rabu, 15 Januari 2020 Matius 12:15b-21 BERHARAP PADA UTUSAN ALLAH Ma’rannuanan lako Pesuanna Puang Matua
Rabu, 15 Januari 2020 Matius 12:15b-21
BERHARAP PADA UTUSAN ALLAH
Ma’rannuanan lako Pesuanna Puang Matua
Belum 2 Minggu kita melewati masa Natal (yang menurut kalender gerejawi berakhir pada tanggal 6 Januari). Masa di mana kita merayakan kelahiran Sang Juruselamat yaitu Yesus Kristus. Banyak sebutan yang diberikan kepada-Nya misalnya sebagai hamba yang menggenapi nubuatan Nabi Yesaya.
Yesus adalah Tuhan yang datang menyatakan keadilan sehingga dikatakan bahwa Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. Selain itu Ia juga datang membawa kesejahteraan bagi orang-orang yang terkungkung oleh berbagai persoalan hidup. Kalimat buluh yang patah terkulai tidak diputuskanNya, dan sumbu yang pudar nyalahnya tidak akan dipadamkan-Nya (ay.20) adalah ungkapan bahwa Ia tidak membiarkan orang yang merasa hidupnya tidak berarti lagi dalam pergumulannya tetapi dirangkulnya dan tetap diberi semangat. Ia tetap mengasihi mereka. Sehingga semua orang akan berharap hanya kepada-Nya (ay.21). Hal itu dibuktikan melalui banyaknya orang yang mengikuti-Nya dan melepaskan pergumulan mereka seperti penyakit (ay.15b).
Sekalipun kita sering merasa tersingkirkan, merasa dijauhi dan merasa tak berharga lagi, namun kasih-Nya akan tetap melingkupi kita. Kiranya kita adalah bahagian dari bangsa-bangsa yang berharap selalu pada-Nya seperti yang diungkapkan dalam ayat 21. Bergantung dan berharaplah pada-Nya karena Dia adalah Tuhan yang merendahkan diri-Nya sehingga kasih-Nya menyentuh siapa saja tetapi terutama bagi mereka yang mengalami keterpurukan hidup. Dia bukan berasal dari dunia, tetapi Ia dari Sorga, utusan Allah. Amin
Diposting tanggal 13 Jan 2020
