Sabtu 17 Maret 2018 Habakuk 3:1-13 BERDOA DALAM REALITA
Sabtu 17 Maret 2018 Habakuk 3:1-13
BERDOA DALAM REALITA
John Newton mengatakan:“Enyahlah ketidakpercayaan, Juru selamatku dekat, Dia pasti datang menyembuhkanku; Biarlah aku bergumul dalam doa dan Dia akan menyembuhkanku; Bersama Kristus dalam perahu, aku akan tersenyum di saat badai. Meskipun jalanku gelap, Dialah pemanduku, Bagianku adalah menanti, bagian-Nya adalah menyediakan, Meskipun tangki-tangki air bocor, dan segala mahluk melemah, Firman-Nya yang disampaikan pasti terlaksana.
Habakuk bertanya, "Mengapa Tuhan memakai bangsa yang jahat untuk menghukum bangsa pilihan-Nya sendiri? Pertanyaan ini disampaikan sebagai bentuk pergumulannya dalam menyaksikan berbagai kebobrokan yang terjadi dalam kehidupan manusia saat itu, teristimewa penindasan yang terjadi atas orang-orang beriman. Habakuk Sepertinya sangat emosi, putus asa dan merasa tidak sanggup menyaksikan realita yang sedang terjadi. Dalam situasi itu, ia kembali mengingat bagaimana Tuhan bekerja pada masa yang lalu terhadap umat-Nya, bahwa sejak dahulu kebesaran pekerjaan Tuhan tidak pernah terkalahkan oleh apapun. Habakuk meratap atas penindasan yang terjadi bagi orang beriman tetapi dalam ratapan itu terungkap pujian terhadap kebesaran Tuhan. Habakuk sangat yakin bahwa Allah tidak akan membiarkan umat-Nya terus berada dalam penindasan.
Kita menghadapi berbagai realita dalam hidup ini, tetapi kita sebagai orang percaya harus punya sikap terhadap realita itu yakni tetap berdoa dan yakin bahwa sejak dahulu hingga saat itu kebesaran Allah menguatkan dan membebaskan kita dari setiap realita yang kita alami. Yesus Kristus adalah Pembebas, Roh Kudus adalah penolong. Amin
Diposting tanggal 15 Mar 2018
