Rabu 7 Maret 2018 Ezra 6:1-16 TUHANLAH YANG BERDAULAT
Rabu 7 Maret 2018 Ezra 6:1-16
TUHANLAH YANG BERDAULAT
Pembangunan gedung gereja di banyak tempat, terkadang membutuhkan waktu yang lama untuk menuju pada penyelesaiannya. Namun, ada pula jemaat yang membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama (hanya beberapa tahun) untuk menyelesaikan bangunan gedung gereja. Menarik menelusuri hal-hal yang menjadi kendala atau hambatan, seperti pembangunan “Bait Allah di Yerusalem”, ketika mengalami hambatan dari “Penduduk yang tidak menghendaki pembangunan tersebut” (Ezra 4:4-5 dan ayat 24).
Allah memakai Koresh raja Persia untuk memerintahkan pembangunan Bait Allah di Yerusalem kembali, agar orang Israel dapat mempersembahkan korban sembelihan dan korban api-apian di sana (ayat 3). Selain itu, Koresh pun memberikan perhatian atas segala biayanya, “harus dibayar dari perbendaharaan kerajaan” (ayat 4). Hal yang lebih menarik lagi ialah seluruh barang rampasan (emas dan perak) dari Bait Allah yang dilakukan oleh Nebukadnezar haruslah dikembalikan ke Bait Suci yang di Yerusalem (ayat 5). Perintah Koresh ini harus dipatuhi dan ketika ada yang melanggarnya, maka akan mendapat hukuman yang berat dan mati (ayat 11). Allah berdaulat dalam penyelesaian pembangunan tersebut dengan memakai raja-raja Persia, yakni: Koresh, Darius dan Artahsasta (ayat 14, 15). Kemudian, “orang Israel, para imam, orang-orang Lewi dan orang-orang lain yang pulang dari pembuangan, merayakan pentahbisan rumah Allah itu dengan sukaria” (ayat 16).
Tuhan berdaulat memakai orang-orang lain yang ada di luar dari persekutuan jemaat untuk pembangunan fisik dan rohani yang terarah pada pertumbuhan iman warga jemaat. Karena itu, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri” (Ams. 3:5). Amin
Diposting tanggal 05 Mar 2018
