Rabu, 15 April 2020 Yosua 3:1-17 HIDUP DALAM TUNTUNAN TUHAN Tuo lan Pangrondongna Puang Matua
Rabu, 15 April 2020 Yosua 3:1-17
HIDUP DALAM TUNTUNAN TUHAN
Tuo lan Pangrondongna Puang Matua
Dalam menjalani hidup seringkali kita membuat keputusan berdasarkan akal dan pikiran kita sendiri, bahkan lupa bertanya dan meminta petunjuk Tuhan sehingga kita mengalami kegagalan di luar perkiraan kita.
Saat bangsa Israel tiba di sungai Yordan, mereka bermalam disitu selama tiga hari dan sesudah lewat dari tiga hari mereka harus bersiap-siap untuk menyeberangi sungai Yordan. Yosua, para iman dan para pengatur pasukan tidak membuat keputusan sendiri, tetapi mereka tunduk kepada tuntunan Tuhan yang dinyatakan melalui tabut perjanjian. Tabut perjanjian adalah simbol dari kehadiran Allah ditengah-tengah mereka (ay.3-4). Jika Tuhan menghendaki tabut perjanjian itu berjalan, maka Yosua, para imam dan yang lainnya harus mengikutinya dari belakang dan tetap menjaga jarak. Mereka tidak boleh mendahuluinya karena jalan yang hendak dilalui itu benar-benar asing dan belum pernah dilaluinya. Di akhir pasal 3 ini dinyatakan bahwa bangsa Israel berhasil menyeberangi sungai Yordan dengan cara yang ajaib, (ay.15-16). Hal ini hendak menegaskan bahwa kedahsyatan kuasa Tuhan yang dinyatakan kepada umat-Nya sungguh luar biasa.
Kunci keberhasilan mereka adalah taat mengikuti tuntunan tabut pernjanjian Tuhan. Saat ini Tuhan juga melakukan hal yang sama yaitu hendak menuntun perjalanan hidup kita melalui pimpinan Roh Kudus. Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa itu adalah tuntunan dari Tuhan? Dia berbicara kepada kita melalui firman-Nya dan karya Roh Kudus yang menggerakkan hati kita untuk menaati firman tersebut. Untuk itu marilah kita kerjakan bagian kita, maka Dia akan mengerjakan bagian-Nya dalam hidup kita. Amin
Diposting tanggal 15 Apr 2020
