Minggu, 3 Maret 2019 Keluaran 35:4-29 SIKAP HATI Tanan Pa’inaan
Minggu, 3 Maret 2019 Keluaran 35:4-29
SIKAP HATI
Tanan Pa’inaan
Bagaimana perasaan saudara jika menerima sesuatu dari orang lain tapi itu diberikan secara terpaksa? Saya yakin bahwa hal itu akan membawa perasaan tidak nyaman dalam hati saudara bahkan sesuatu yang diberikan itu pasti tidak menjadi berarti lagi bagi saudara.
Dalam pembacaan firman Tuhan saat ini tertulis perintah Tuhan yang disampaikan oleh Musa kepada orang Israel yang mengatakan “ambilah bagi Tuhan persembahan khusus dari barang kepunyaanmu; setiap orang yang terdorong hatinya harus membawanya sebagai persembahan khusus kepada Tuhan:”(ay. 5). Kalimat pertama mengatakan “ambilah persembahan khusus” artinya sesuatu yang harus dipersiapkan atau diniatkan untuk diberikan kepada Tuhan. Tentunya sesuatu yang dikhusukan itu yang terbaik. Kalimat kedua “setiap orang yang terdorong hatinya” mau menunjukkan bahwa Tuhan mau agar umatnya memiliki kesadaran dalam hal memberi: bukan karena terpaksa tapi keikhlasan, baik berupa barang ataupun tenaga. Jadi sangatlah jelas bahwa di mata Tuhan sikap hati itu membawa pengaruh baik bagi diri, orang lain bahkan kepada Tuhan.
Ketulusan memberikan yang terbaik sungguh menjadi sebuah hal yang amat penting. Sebaliknya, keterpaksaan dan kepura-puraan dalam memberi, merupakan hal yang tidak berkenan bagi Tuhan. Itulah sebabnya tidaklah salah jika kita terus mau di ingatkan oleh salah satu pujian rohani yang mengatakan : bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan dengan rela hatimu janganlah jemu, bawa persembahanmu, bawa dengan suka, bawa persembahanmu tanda sukacitamu, bawa persembahanmu ucaplah syukur. Kiranya Roh Allah tetap menuntun kita. AMIN!
Diposting tanggal 21 Feb 2019
