Jumat, 15 Februari 2019 Yeremia 13:20-27 AKIBAT PEMBERONTAKAN Buanna Kapabali-balian
Jumat, 15 Februari 2019 Yeremia 13:20-27
AKIBAT PEMBERONTAKAN
Buanna Kapabali-balian
Setiap tindakan yang dilakukan pasti akan berdampak, baik itu positif pun juga dapat negatif. Seperti halnya orang yang melanggar hukum, maka ia akan mempertanggungjawabkannya juga di depan hukum.
Demikian pun dengan umat Israel yang mengabaikan peringatan Tuhan. Israel melupakan Tuhan dan berpaling kepada ilah lain. Mereka lebih suka mempercayai dusta (ay. 25b) dan perbuatan mereka sangat keji dalam pemandangan Tuhan (ay. 21). Sebab itulah Tuhan akan menghamburkan mereka seperti sekam. Kawanan ternak yang dulu mereka miliki sebagai gambaran kemuliaan yang diberikan Tuhan, kini tidak ada lagi. Mereka akan ditindas oleh bangsa Babel dan dijadikan sebagai budak sampai mereka menyadari keberdosaan mereka, lalu bertobat serta berbalik kepada Allah.
Tuhan tidak pernah memberi toleransi terhadap perbuatan dosa yang dilakukan umat-Nya. Hukuman akan menjadi ganjaran agar manusia menyadari dan bertobat serta berbalik kepada Allah. Kristus telah menempuh jalan sengsara dan kematian karena pemberontakan manusia. Namun oleh kebangkitanNya pintu pengampunan terbuka bagi setiap orang yang mau sungguh bertobat. Sebelum terlambat, datanglah pada Tuhan. Nyatakanlah penyesalan kita dengan memulai hidup yang benar. Jangan pernah melupakan Tuhan. Tetaplah percaya pada kuasaNya dan jangan bersandar pada kuasa duniawi. Dalam tuntunan dan pertolongan Roh Kudus berjalanlah di jalan yang benar. Allah sungguh menantikan pertobatan umat-Nya. Itulah sebabnya, diakhir bacaan ini Tuhan berfirman, “celakalah engkau hai Yerusalem, berapa lam lagi hingga engkau menjadi tahir?”.
Diposting tanggal 11 Feb 2019
