Kamis, 21 Februari 2019 Kejadian 43:16-23 KUASA-NYA TAK PERNAH BERHENTI Tangtore tu KuasanNa
Kamis, 21 Februari 2019 Kejadian 43:16-23
KUASA-NYA TAK PERNAH BERHENTI
Tangtore tu KuasanNa
Apa yang saudara bayangkan ketika akhirnya bisa bertemu dengan saudara sendiri setelah sekian lama berpisah? Tentunya ekspresi kita bukan ekspresi biasa, melainkan ekspresi kegembiraan. Bahkan tidak hanya itu, kita pun memiliki semangat untuk memberikan yang terbaik baginya sebagai bukti ungkapan kegembiraan.
Saudara yang dikasihi Tuhan, situasi tersebut dialami oleh Yusuf ketika akhirnya ia dapat berjumpa dengan Benyamin, adiknya. Pada ay.16 dicatat, bahwa ketika Yusuf melihat Benyamin bersama-sama dengan mereka, berkatalah ia kepada kepala rumahnya: “Bawalah orang-orang ini ke dalam rumah, sembelihlah seekor hewan dan siapkanlah itu, sebab orang-orang ini akan makan bersama-sama dengan aku pada tengah hari ini.” Yusuf tentunya tidak mampu untuk melakukan semua itu tanpa kuasa dari Tuhan. Tuhanlah yang berkuasa atas Yusuf sehingga dapat melakukan perbuatan besar. Perbuatan besar yang dimaksud adalah ia dapat mendidik saudara-saudaranya dalam proses tersebut, bahkan ia pun tidak balas dendam atas apa yang pernah dilakukan mereka atas dirinya.
Saudara, setiap proses yang kita alami dalam kehidupan kita merupakan cara Tuhan menyatakan kasih dan kuasanya. Hanya saja kita cenderung tidak sabar, utamanya ketika berada dalam situasi yang sulit. Mengapa demikian? Karena kita lebih cepat mengandalkan pikiran dan keinginan kita sendiri dalam menyikapi sebuah peristiwa, apalagi ketika peristiwa itu menyakitkan bagi kita. Mari belajar dari sikap Yusuf. Ia boleh berproses dan bertumbuh dalam kedewasaan dan kematangan rohani. Ingatlah senantiasa, kuasa Tuhan tidak pernah berhenti bekerja. Percayalah akan hal itu.
Diposting tanggal 20 Feb 2019
