Kamis 26 April 2018 Mazmur 22:23-32 HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN
Kamis, 26 April 2018 Mazmur 22:23-32
HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN
Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk memaknai kehadiran Tuhan dalam hidupannya. Ada yang memaknai kehadiran Tuhan lewat pujiannya berupa lagu dan puisi namun ada pula yang memaknai kehadiran Tuhan mealalui karya seni lainnya berupa lukisan untuk mengambarkan keagungan Tuhan.
Mazmur 22:23-32 menggambarkan sebuah pengakuan untuk memasyurkan nama Tuhan di hadapan orang terdekat dan di tengah-tengah kehidupan jemaah (ay.23). Hal itu di lakukan pemazmur oleh karena mereka menyaksikan kebaikan Allah yang jijik melihat kesengsaraan orang yang hidup dalam penindasan (ay.25), bahwa ketika seseorang berteriak dalam penindasan dan kesengsaraannya maka Allah pun mendengarnya (ay. 25 ). Hal-hal itulah yang membuat pemazmur memuji-muji Allah, bahkan dengan membayar nazar sebagai wujud pengakuan bahwa mereka takut dan menghormati akan keberadaan Allah (ay.26). Selain itu, pemazmur menyaksikan bahwa semua keagungan dan kemuliaan Tuhan akan disaksikan sampai ke ujung bumi hingga akhirnya kemulian-Nya akan selalu diingat oleh bangsa-bangsa bahkan membuat bangsa-bangsa sujud menyembah Tuhan (ay.28). Semua orang akan menyembah Tuhan bahkan orang sombong sekalipun berbalik dan berlutut menyembah Tuhan (ay.30), hingga akhirnya anak cucu dan semua angkatan dari generasi ke generasi memberitakan keadilan Tuhan (ay.32).
Bagaimana dengan kehidupan kita? Seberapa tuluskah kita telah menghormati dan memuliakan Tuhan dalam kehidupan kita? Apakah kita sudah menjadi bagian dari orang-orang yang telah menyaksikan kemuliaan Allah terhadap orang lain? Apakah kita telah memperkenalkan kemuliaan Allah terhadap orang-orang terdekat kita? Hiduplah memumuliakan Allah dalam sikap dan tindakan kita. Amin
Diposting tanggal 20 Apr 2018
