Selasa, 26 November 2019 Wahyu 22:6-17 PEMENUHAN JANJI (Kadisundunninna Pangallu’)
Selasa, 26 November 2019 Wahyu 22:6-17
PEMENUHAN JANJI
(Kadisundunninna Pangallu’)
Sebuah janji yang di tepati akan memberi kebahagiaan tersendiri setelah sekian lamanya kita menanti di penuhinya janji tersebut dan itu hanya dapat di rasakan atau di alami bagi mereka yang setia dalam masa-masa penantian pemenuhan akan janji itu. Terkadang dalam menanti pemenuhan janji itu kita di intimidasi rasa bosan dan jenuh, namun jika kita punya pegangan yang kuat, maka hal apapun tidak akan menggoyahkan keyakinan kita terhadap pemenuhan dari janji tersebut.
Bagian perikop ini merupakan kata penutup seluruh kitab Wahyu yang berisi tentang pemenuhan dari penglihatan yang merupakan sebuah percakapan antara Malaikat dan rasul Yohanes. Mereka membicarakan penglihatan-penglihatan yang termaktub dalam Wahyu, dan bagaimana penglihatan-penglihatan itu perlu di manfaatkan. Karena itu perkataan-perkataan yang ada di dalamnya di perintahkan supaya jangan di rahasiakan agar setiap orang yang mendengarnya dapat mengerti lalu mereka menjadi percaya, serta mengenal jalan yang benar, sehingga mereka yang hidup benar akan semakin di tuntun kepada kebenaran menjadi hidup kudus serta senantiasa memelihara kekudusan itu. Namun mereka yang tidak percaya bahkan terus berbuat jahat dan hidup cemar akan merasakan sendiri akibatnya.
Untuk dapat bertahan hidup dalam kebenaran dan kekudusan yang Tuhan anugerahkan kepada kita sampai pada pemenuhan janji-Nya, maka perlu bagi kita untuk terus belajar dan merenungkan firman Tuhan sehingga rahasia-rahasia kebenaran dari sabda-Nya akan kita mengerti untuk kita hidupi. Karena itu hiduplah dalam kebenaran dan kekudusan Tuhan, maka pasti janji-Nya akan dinyatakan kepada kita. Amin
Diposting tanggal 15 Nov 2019
