Jumat, 27 April 2018 Amos 8:11-14 KEKERINGAN ROHANI
Jumat, 27 April 2018 Amos 8:11-14
KEKERINGAN ROHANI
Banyak orang ketika hidup dalam kesuksesan dan kecukupan sering melupakan banyak hal, terutama tentang dirinya dan kehidupan orang lain terlebih di hadapan Tuhan. Akibatnya ia hidup bebas bahkan jauh dan tidak mau peduli terhadap adanya kuasa Tuhan dalam hidupnya.
Dalam keadaan kehidupan seperti di atas, Nabi Amos tidak menyeruhkan agar Israel bertobat dan menaati firman Tuhan , melainkan justru Nabi Amos menyeruhkan hukuman terhadap Israel. Mengapa? Karena mereka tidak mau lagi mendengarkan Allah, karenanya Allah berdiam diri dan tidak menampilkan nabi lagi. Israel berkali-kali menolak firman Allah yang disampaikan kepada mereka, dan sebagai akibatnya: Firman Allah tidak lagi akan di sampaikan kepada mereka dan hukuman segera akan di nyatakan dalam kehidupan Israel. Dari sini kita dapat menghayati bahwa manusia yang tidak menemukan firman akan mencari dan tetap mencari tetapi tidak mendapatkan. Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari Firman Tuhan tetapi tidak mendapatkannya (ay.11-12). Melalui Nabi Amos Allah merinci dosa-dosa Israel yang tidak lagi memikirkan keadilan, tidak berlaku jujur dalam berdagang, dsb. (ay. 4-7). Karena itu, Tuhan akan mendatangkan hari-hari kelam dan gelap yaitu hari malapetaka (ay. 9-10). Pada saat itu umat akan bersusah-susah mencari Tuhan karena Allah telah membelakangi mereka. Inilah tragedi yang paling mengerikan dalam kehidupan manusia ketika Allah membelakangi manusia.
Penghukuman Allah terhadap bangsa Israel merupakan peringatan bagi kita. Kita perlu merenung dan segera mengoreksi diri kita bahwa tidakkah saat ini kita telah jauh dari hadapan Tuhan? Jangan sampai tragedi Israel terulang pada kita. Amin
Diposting tanggal 20 Apr 2018
