Jumat, 17 April 2020 Amsal 2:11-22 BERHIKMAT: SALAH SATU BUKTI TELAH MELIHAT TUHAN Kinaa : Misa’ tanda kumua untiromo Puang
Jumat, 17 April 2020 Amsal 2:11-22
BERHIKMAT: SALAH SATU BUKTI TELAH MELIHAT TUHAN
Kinaa : Misa’ tanda kumua untiromo Puang
Amsal mencatat tentang seorang hamba Tuhan yang sangat sarat dengan hikmat dalam hidupnya yaitu Salomo. Jika demikian apakah Hikmat itu?
Amsal 2:11-22 menuliskan bahwa hikmat tergambar dalam “kebijaksanaan yang memelihara, serta kepandaian yang akan menjaga agar menghindarkan dari jalan orag yang jahat” (ay.11-12). Disini jelas ditegaskan bahwa, milikilah kebijaksanaan dan kepandaian agar dapat terhindar dari jalan orang jahat yang mengucapkan tipu muslihat. Jalan jahat yang dimaksudkan disini ialah “mereka yang menempuh jalan yang gelap, yang bersukacita melakukan kejahatan, yang berliku-liku jalannya dan sesat perilakunya” (ay.13-15). Mereka menentang yang baik, mereka mengucapkan tipu muslihat, membelokkan jalan Tuhan yang lurus, mereka meninggalkan terang dan bagaikan orang-orang yang mengenakan tutup mata dan berjalan, sehingga dibimbing oleh kebodohan dan kesalahan menuju jalan yang pekat.
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita diperhadapkan pada persoalan hidup seperti persoalan keluarga, ekonomi, status sosial, pekerjaan, pelayanan dan lain-lain. Namun disinilah kita membutuhkan hikmat, karena hikmat sering kali digambarkan sebagai “pohon kehidupan”. Orang yang berhikmat dapat menempuh, memilih dan memutuskan sesuatu dalam kehidupannya dengan penuh keyakinan, karena dijamin oleh perkenaan Allah untuk mendiami tanah yang penuh dengan kedamaian dan ketentraman sepanjang hidup mereka. Hikmat adalah buah hidup yang benar. Salah satu ciri orang yang berhikmat adalah meninggalkan jalan orang yang tidak jujur dan terus berserah kepada Tuhan.
Diposting tanggal 15 Apr 2020
