Berjuang Dalam Badai Salju

Ada cerita mengenai seorang pejalan kaki yang mengadakan perjalanan pada malam bersalju melalui salju yang tebal dan udara dingin dibawah nol. Dia sudah begitu lelah. Dia tahu kakinya sudah beku dan dia rasa dia tidak dapat pergi lebih jauh. Dia tergoda untuk menyerah dan berbaring di atas salju. Tapi dia sadar itu berarti kematian.

Sementara ia berjuang pada jalan bersalju, dia terantuk pada satu gundukan. Itu adalah tubuh seseorang. Dia balikkan orang itu dan dia lihat bahwa orang ini masih hidup. Dia mulai berkata kepadanya dan digosoknya tangan dan kaki orang itu. Dia angkat orang itu dengan menggunakan tenaganya yang sisa, dia taruh orang itu di punggungnya dan berjuang kembali menempuh jalan yang bersalju sambil mendukung orang yang ditemukannya di jalan itu.

Tidak lama kemudian, ia mulai berkeringat dan dia merasakan aliran darahnya mengalir kembali pada anggota tubuhnya. Di kejauhan ia lihat cahaya. Dia maju terus dan jatuh tepat di depan pintu rumah. Petani serta istrinya yang tinggal di rumah itu mengambil dua tubuh laki-laki setengah kaku. Mereka memberikan kehangatan, makanan dan tempat tidur. 

Orang yang ditolong mengucapkan terima kasih kepada penolongnya karena telah menyelamatkan jiwanya. Pejalan kaki tadi berkata,"Saya senang bertemu anda, oleh karena dalam menolong hidup Anda, saya menyelamatkan nyawa saya sendiri, karena sebenarnya saya sudah menyerah juga tadinya."

Setiap usaha yang dibuat untuk Kristus akan bereaksi jadi berkat pada kita sendiri. Setiap tugas yang dilakukan, setiap pengorbanan yang dibuat dalam nama Yesus membawa upah yang besar.

Pada setiap kegiatan dari  tugas kita, Allah berkata, 'Dia memberikan berkatNya'. Kita harus hidup di dunia ini untuk memenangkan jiwa bagi Juru Selamat.

Jika kita melukai orang lain berati kita melukai diri kita sendiri. 

Jika kita memberkati orang lain kita juga memberkati diri kita; karena perbuatan yang baik dipancarkan kembali pada hati kita.

Setiap kata simpati yang diucapkan pada orang yang berduka, setiap perbuatan untuk melepaskan yang tertekan dan setiap pemberian yang akan memenuhi kebutuhan saudara kita, diberi atau dibuat dengan satu kemuliaan Allah yang akan menyebabkan berkat bagi yang memberi.

Kesukaan berbuat baik pada orang lain memberi cahaya pada perasaan-perasaan yang memancar melalui syaraf, mempercepat sirkulasi darah dan menyokong mental dan kesehatan tubuh.


Diposting tanggal 14 Apr 2016

Daftar Artikel

Bagaimana jika hendak berjumpa dengan Allah? Musa ketika ingin mendekat kepada Allah dalam sebuah pe.....

Selengkapnya ..

Matius 13:1-9, 18-23 berisi pengajaran tentang Kerajaan Allah yang disampaikan dalam bentuk perumpam.....

Selengkapnya ..

Bacaan hari ini mengisahkan seorang yang bernama Lea, istri Yakub yang menghadapi masalah dan telah .....

Selengkapnya ..

Orang Yahudi memiliki banyak kelebihan karena kepada mereka dipercayakan firman Allah (ay.2). Kelebi.....

Selengkapnya ..

Lan te pa’basanta dinai umpokadai tu torro tolino lan a’gan kamakarrasanna kumua sitonga.....

Selengkapnya ..

Sama halnya dengan harapan seseorang yang sungguh-sungguh berkeinginan untuk semakin mengenal Tuhan......

Selengkapnya ..

Begitu juga dengan apa yang dilakukan oleh Yesus pada saat Ia masih berada dalam dunia. Ketika Ia me.....

Selengkapnya ..

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah Taurat itu dosa, apakah baik dan benar, Paulus menjelask.....

Selengkapnya ..

Dalam suratnya ke jemaat Roma, rasul Paulus menyampaikan bagaimana jemaat yang hidup terikat dibawa .....

Selengkapnya ..

Pemikiran orang yang bermasa bodoh hampir sama dengan pemikiran orang ketika menilai salah apa yang .....

Selengkapnya ..

Roma 7:13-26 terbagi dalam dua bagian yaitu ayat 13-20, dan ayat 21-26. Pada bagian pertama, Paulus .....

Selengkapnya ..

Abraham berhadapan dengan pengorbanan yang jauh melebihi apa yang dikorbankan keluarga dalam kisah d.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...