Selasa, 7 Juli 2020 Roma 3:1-8 MENGHARGAI PILIHAN ALLAH Unnangga’ pa’tonno’na Puang
Selasa, 7 Juli 2020 Roma 3:1-8
MENGHARGAI PILIHAN ALLAH
Unnangga’ pa’tonno’na Puang
Suatu hari seorang siswa dengan sengaja tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dalam kelas. Ia hanya tersenyum-senyum dan sering mengganggu temannya yang berusaha mengerjakan tugas itu. Anak itu meyakini bahwa dia tidak akan ditegur oleh gurunya. Mengapa hal itu dilakukan? ternyata guru itu adalah ibunya sendiri. Tapi apa yang terjadi? dugaannya salah. Guru yang adalah ibunya sendiri tetap menegur dan menghukumnya.
Orang Yahudi memiliki banyak kelebihan karena kepada mereka dipercayakan firman Allah (ay.2). Kelebihan mereka bukan karena diri mereka sendiri, namun karena kepercayaan yang diberikan kepada mereka untuk menjadi berkat bagi orang lain. Bacaan kita mengatakan bahwa apakah jika mereka tidak setia maka kesetiaan Allah itu menjadi gagal atau batal? (ay.3). Dalam ayat 4 dijelaskan bahwa sama sekali tidak karena Allah itu benar. Artinya bahwa sekalipun utusan Allah gagal atau tidak mampu melakukan tugasnya hal itu tidaklah menjadi penghalang kasih Allah dinyatakan. Begitu juga jika utusan Allah tidak menampakkan kebenaran bukan berarti kebenaran Allah itu tidak ada. Namun perlu kita tahu bahwa di atas semua itu keadilan Allah tetap dinyatakan. Orang yang tidak melakukan tugasnya dengan baik akan dihukum, meskipun orang itu adalah utusan atau pilihan Allah sendiri. Sama halnya dengan seorang anak yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan sang guru yang adalah ibunya sendiri, ia tetap dihukum.
Kita yang telah dipilih menjadi anak-anak Allah, marilah menghargai pilihan itu dengan setia melakukan tanggung jawab kita untuk menyakatan kebenaran dan kesetiaan Allah. Amin
Diposting tanggal 30 Jun 2020
