Selasa, 17 Maret 2020 Kejadian 29:1-14 KOMPAS KEHIDUPAN Peturona katuoan
Selasa, 17 Maret 2020 Kejadian 29:1-14
KOMPAS KEHIDUPAN
Peturona katuoan
Untuk tiba disuatu tempat yang di tuju, dibutuhkan alat pendukung yang dapat membantu seseorang tiba pada tujuannya. Misalnya seorang kapten yang mengemudi kapal, salah satu alat yang dapat memandu keselamatanya adalah sarana navigasi yang baik yaitu Kompas.
Peristiwa Yakub merebut hak kesulungan Esau, membuat ibu Yakub menyuruhnya untuk pergi menghindar dari Padan-Aram karena kegeraman Esau. Dia menuju ke Haran ke rumah sanak saudaranya yaitu Laban. Rasa takut menghantui dirinya karena ia tidak memiliki jaminan apa-apa dalam perjalanan yang akan ia lalui. Lalu bagaimana cara Tuhan menolongnya? setelah tiba di Betel, ia mendapat petunjuk dari Tuhan. Ia tidak menyangka akan bermimpi di tempat itu, bahkan bertemu dengan para gembala di dekat sumur. Dari pertemuan itulah, ia mendapat petunjuk tentang Laban melalui percakapan dengan gembala-gembala (ay.4-6). Petunjuk yang Tuhan bukakan semakin jelas ketika Yakub bertemu dengan Rahel (ay.10) Rahel menyampaikan kepada ayahnya tentang kedatangan sanak sudaranya (ay.12b). Perjumpaan Yakub, Rahel, dan Laban, melahirkan perkataan “Engkau sedarah daging dengan aku” (ay.14) Tuhan memelihara perjalanan Yakub sehingga sampai pada tujuannya.
Kompas kehidupan kita sebagai orang percaya adalah Tuhan, dan karena itu selayaknyalah kita mengandalkan Tuhan yang menjaminkan petunjuk-Nya setiap kali kita mengarungi Kehidupan di dunia ini. Karena itu sebagai umat yang dijamin oleh Tuhan, selayaknyalah kita senantiasa berserah diri kepada Tuhan dan meminta pertolongan Roh Kudus untuk bersama-sama dengan kita menjalani kehidupan ini. Amin
Diposting tanggal 12 Mar 2020
