Sabtu, 18 Januari 2020 Lukas 5:1-11 KUASA YANG MENGATASI PENGALAMAN Kuasa tu undaoanni mintu’ diolainna
Sabtu, 18 Januari 2020 Lukas 5:1-11
KUASA YANG MENGATASI PENGALAMAN
Kuasa tu undaoanni mintu’ diolainna
Pengalaman adalah guru yang baik, begitulah bunyi suatu pepatah. Dapat diartikan bahwa kesuksesan berasal dari sebuah pengalaman. Entah itu pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain yang menginspirasi kita. Tetapi seringkali pengalaman membuat seseorang sombong dan tidak mau menerima pendapat orang lain. Biasanya ada ungakapan dalam bahasa Toraja: Dolo siamo’ aku ungkande sia.... Dolo siamo aku dadi..
Petrus dan teman-temannya memiliki pengalaman dalam hal menangkap ikan. Keseringannya mencari ikan di laut dengan berbagai macam tantangannya tentu menjadi pengalaman luar biasa bagi mereka. Namun di hadapan Tuhan, pengalamannya bukanlah penghalang untuk mendapat berkat. Petrus tentu tahu bahwa mencari ikan itu dilakukan pada malam hari, tetapi saat diperintahkan oleh Tuhan untuk bertolak kembali dan menebarkan jala, ia taat pada perintah Tuhan itu. Bisa saja ia menjawab Tuhan seperti ini: sepanjang malam saja kami tidak dapat apa-apa, apalagi kalau pagi atau siang hari! Atau sudalah nanti malam lagi, kami sudah membersihkan jala. Karena tunduknya pada kuasa Tuhan maka keberhasilan diperolehnya. Apa yang membuat Petrus mendengar perintah Tuhan? Ya tak lain karena telah mendengar Tuhan berbicara (ay.3-4). Pengalamannya telah dikuasai oleh Tuhan. Dan dari kuasa itu pula mereka mampu merendahkan diri dan diberi tugas yang lebih mulia (ay.8,10,11)
Kita mesti sadar bahwa seindah bagaimanapun pengalaman kita memang berharga, tetapi kuasa Tuhan lebih dari pengalaman hidup kita. Pedomani pengalaman hidup kita dengan penuh kerendahan hati di hadapan Tuhan, dan yakin bahwa Dia akan mengarahkan kita meraih keberhasilan. Amin
Diposting tanggal 15 Jan 2020
