Bahan Khotbah Minggu ke-3 Tanggal 19 Januari 2020 TUHANLAH JAMINANKU Puangmo Unindo’ina’

Bahan Khotbah Minggu ke-3 Tanggal  19 Januari 2020
TUHANLAH JAMINANKU
Puangmo Unindo’ina’

Bacaan Mazmur : Mazmur 40:1-11
Bacaan 1   : Yesaya 49:1-7 (Bahan Utama)
Bacaan 2   : 1 Korintus 1:1-9
Bacaan 3 : Yohanes 1:29-34
Nas Persembahan   : Yunus 2:9
Petunjuk Hidup Baru : Ulangan 31:6

Tujuan:

1. Jemaat mengimani bahwa pada Tuhanlah Jaminan Kehidupan
2. Jemaat menjadikan Tuhan sebagai sumber jaminan dalam hidup keseharian

Pemahaman Teks
Mazmur 4o:1-11 menggambarkan keberadaan pemazmur yang menjadikan Tuhan sebagai jaminan keselamatan saat menghadapi pergumulan (ay.2-3), bahwa ketika memanggil nama Tuhan sang pemazmur selamat dari lubang kebinasaan (ay.3). Pemazmur menjadikan Tuhan jaminan keselamatannya.

Yesaya 49:1-7 menceriterakan bagaimana Tuhan memanggil Yesaya untuk melaksanakan rencana Allah (ay.3-5). Bahwa sejak dari kandungan Allah telah memanggil Yesaya (ay. 1). Itu artinya Yesaya mendapat jaminan kepercayaan dari Allah untuk pergi membawa terang bagi bangsa-bangsa khususnya Israel yang sedang berada dalam pergumulan (ay.6). Jika sebelumnya Israel dihukum karena kesalahan, maka tibalah saatnya akan mendapat pemulihan dari Allah.

Seperti halnya Yesaya yang dipanggil maka dalam surat 1 Korintus 1:1-9 Paulus menyatakan bahwa karena kehendak Allah ia pun dipanggil menjadi rasul Kristus (ay. 1). Karena itu Paulus mengucap syukur oleh karena Allah telah menyatakan kasih karunia-Nya (ay.4). Itu berarti bahwa hanya karena jaminan dari Allah sehingga karunia dinyatakan pada dirinya dan kepada jemaat di Korintus. Allah memberi mereka karunia-karunia rohani untuk digunakan membangun persekutuan dalam Kristus (ay. 7-9).

Yohanes 1:29-34 menceriterakan pengakuan Yohanes tentang Yesus dan respons pemanggilan murid-murid Yesus yang pertama. Dalam hal ini Yohanes memperkenalkan Yesus  hingga membuat orang lain berinisiatif mengikut Yesus.

Korelasi: Seluruh bacaan  ialah gambaran panggilan Tuhan kepada orang-orang pilihan-Nya khususnya kepada Yesaya, Paulus dan dua murid pertama. Mereka dipanggil untuk pergi menyatakan pekerjaan Allah. Dan karena Allah-lah yang memanggil mereka, itu berarti Allah jugalah yang akan menjamin dan menuntun  perjalanan mereka.

Garis besar khotbah
Yesaya 49:1-7 menguraikan pemanggilan Yesaya yang selanjutnya diutus sebagai hamba di tengah-tengah kehidupan umat yang tidak lagi setia kepada Allah yang menyebabkan mereka dibuang ke Babel. Yesaya dipanggil untuk pergi menyampaikan keagungan Allah (ay.3), mengembalikan Yakub kepada-Nya (ay.5), serta menjadi terang bagi bangsa-bangsa (ay.6). Pemulihan yang ditujukan kepada bangsa Israel melalui nabi Yesaya juga dimaksudkan agar Isarel segera mengakui keagungan dan kuasa Allah dalam kehidupan mereka. Bangsa Israel diharapkan mampu menjadi teladan dan terang bagi bangsa-bangsa yang ada disekelilingnya.

Peristiwa pembuangan menimbulkan keputusasaan bangsa Israel. Namun Yesaya mengajak umat yang terbuang untuk tetap hidup dalam pengharapan karena Tuhan masih mengasihi dan menjamin penyelamatan  Israel dari pembuangan. Yesaya menyerukan pertobatan sebagai satu-satunya jalan untuk dapat diselamatkan dari pembuangan dan itulah jaminan pengharapan baru yang akan diwujudkan Tuhan dalam kehidupan Israel.

Seperti halnya Yesaya, Yohanes pun diizinkan Tuhan menjadi pemberita tentang Yesus. Yohanes telah lebih dahulu berseru, “Lihatlah, Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia!” (Yoh. 1:29) Bahkan sejak dari kandungan ia telah ditetapkan sebagai pribadi yang di panggil untuk berjalan mendahului Tuhan menjadi pewarta keselamatan dalam Yesus (bdk. Luk.1:13-17). Yohanes hidup untuk melayani Sang Mesias dengan cara mendahului Dia melayani Israel. Dan sekarang Yesus Kristus datang untuk memulai pelayanan-Nya. Yohanes tahu bahwa Kristus datang untuk memulai pelayanan-Nya. Kehadiran Mesias ke dalam dunia, supaya pengampunan dosa berlaku atas manusia.

Jika Allah memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya, maka Ia pasti membentuknya menjadi orang yang dikehendaki-Nya seperti Yesaya, Paulus dan sejumlah murid. Tugas mereka adalah diutus untuk pergi menyampaikan  berita kebenaran kepada semua orang.

Pokok-pokoh pengembangan khotbah

  • Menjadikan Tuhan sebagai jaminan kehidupan berkaitan dengan bagaimana seseorang melakukan penyerahan diri secara total kepada Allah dan membiarkan Allah membimbing dan bekerja dalam hidupnya seperti pemazmur yang selalu menanti-nantikan Tuhan dalam setiap masalah kehidupan yang dia hadapi (Maz.40). Itu artinya Jaminan bimbingan Tuhan akan selalu diberikan pada orang-orang yang tetap berjalan menurut kehendak Allah. Allah akan tetap memelihara setiap pribadi yang selalu membawa terang Kristus ketika menjalani kehidupannya, seperti Yohanes yang bekerja memperkenalkan Kristus kepada semua orang, sehingga semua orang yang mendengarkannya dapat melihat kemuliaan yang sama dengan yang dilihat Yohanes pada Kristus.
  • Yesaya menjadikan Tuhan sebagai jaminan kehidupan ketika dia diutus ke tengah-tengah bangsa Israel yang hidup dalam pembuangan. Dalam tugas itu, Yesaya memberikan harapan-harapan baru kepada Israel bahwa jika Israel yakin akan jaminan pembebasan dari Tuhan maka Israel akan mendapat kehidupan baru berupa pemulihan akan dosa-dosa yang membuat mereka terhukum dan di buang ke Babel. 
  • Seperti halnya Yesaya, Paulus pun menghayati bahwa keberadaannya sebagai rasul bukan karena keinginan dirinya, melainkan karena ia dipanggil oleh Kristus untuk pergi menyampaikan berita tentang Yesus, termasuk ke tempat-tempat ia sebelumnya mengejar-ngejar  orang-orang yang percaya kepada Yesus. Sudah pasti bahwa tantangan dan tekanan kehidupan akan menjadi bagian dari pelayanan Paulus saat memberitakan Injil. Namun Kristuslah yang diyakini oleh Paulus sebagai jaminan dalam pemberitaan injil Kristus yang sedang dikerjakannya.
  • Yohanes pun telah bekerja menyatakan Kristus bagi Israel. Dia membaptis dan berkhotbah demi Kristus. Ia memperkenalkan Kristus sebagai jaminan kehidupan dan keselamatan bagi Israel. Yohanes memperkenalkan bahwa Yesus adalah Mesias terang dunia yang akan menyelamatkan seluruh bangsa yang hidup dalam kegelapan. Ia datang bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani. Dia tampil bukan hanya untuk orang Israel, tetapi juga bagi bangsa-bangsa lain (bnd.Yes. 49:1). Kristus adalah terang dan Juruselamat dunia (bnd.Yes. 49:6). Mereka yang percaya pada-Nya adalah orang yang menerima anugerah Tuhan untuk selanjutnya disuruh pergi menjadi berkat bagi dunia dengan karunia yang dimiliki (bnd. 1 Kor. 1:7-9).
  • Sebagai Mesias, Yesus ditunjuk oleh Yohanes ketika muncul di depan orang banyak. Yohanes memperkenalkan Yesus dengan sebutan: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa manusia” (ay. 29b). Yohanes bersaksi dan mewartakan Yesus yang sebelumnya ia tidak mengenal-Nya, namun kemudian mengenal-Nya sebagai Penebus, sang Anak Domba Allah.
  • Seperti Yesaya, pemazmur dan Paulus serta Yohanes kita pun diberi kesempatan untuk menjadikan Tuhan sebagai jamainan dan pengharapan dalam menjalani kehidupan keseharian. Tugas kita adalah pergi membawa terang kepada bangsa-bangsa sambil mengandalkan jaminan dari Tuhan. Diperlukan ketekunan, kesabaran dan kesetiaan untuk pergi ke seluruh pulau. Jika masyarakat bumi adalah penduduk yang hidup di pulau-pulau maka ke pulau-pulau itulah keselamatan dari Allah akan disampaikan (bnd. Yes. 49:1). Sebagai seorang hamba Tuhan, kita dikuatkan untuk pergi menyampaikan pemulihan Tuhan bagi umat-Nya dengan membawa terang keselamatan tentang Kristus sampai ke ujung bumi. Tuhanlah yang akan menjamin kehidupan umat-Nya dalam menjalani dan mengerjakan tanggung jawab keseharian-Nya dalam terang Tuhan.

Diposting tanggal 13 Jan 2020

Daftar Artikel

Berbagai mujizat ditulis oleh penulis kitab Injil Markus dan mujizat yang terbesar adalah sengsara d.....

Selengkapnya ..

Sebagai orang percaya, kita seharusnya menjadi surat yang bukan sembarang surat, tapi menjadi surat .....

Selengkapnya ..

Pemazmur menyatakan bahwa hanya dengan firman Tuhanlah anak muda dapat mempertahankan kelakuannya te.....

Selengkapnya ..

Habakuk bertanya, "Mengapa Tuhan memakai bangsa yang jahat untuk menghukum bangsa pilihan-Nya s.....

Selengkapnya ..

Tuhan menginginkan setiap umat untuk datang berjumpa dengan Dia di tempat yang telah dibangun (gedun.....

Selengkapnya ..

Dalam arak-arakan dalam perayaan hari raya paskah orang Yahudi terdapat beberapa orang Yunani yang i.....

Selengkapnya ..

Kini, apapun pergumulan yang di hadapi saat ini, tetaplah memandang kepada Kristus Sang Pemimpin sek.....

Selengkapnya ..

Ibarat sebuah perjalanan, hidup ini adakalanya mendaki bukit yang terjal atau menuruni lembah yang d.....

Selengkapnya ..

Nikodemus seorang Farisi sekaligus Pemimpin Agama Yahudi (ayat 1) mendatangi Yesus pada malam hari d.....

Selengkapnya ..

Hari ini, kita diingatkan oleh Firman Tuhan agar kita dapat menjalani hidup yang Tuhan karuniakan in.....

Selengkapnya ..

Rasul Paulus memberikan gambaran kepada jemaat di Efesus mengenai kekayaan orang yang terpilih denga.....

Selengkapnya ..

Menarik menelusuri hal-hal yang menjadi kendala atau hambatan, seperti pembangunan “Bait Allah.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...