Rabu, 22 Januari 2020 Yesaya 48:12-16 DIALAH SATU-SATUNYA ALLAH Iamo misa-misanna Puang
Rabu, 22 Januari 2020 Yesaya 48:12-16
DIALAH SATU-SATUNYA ALLAH
Iamo misa-misanna Puang
Kemajuan IPTEK memperlihatkan bahwa manusia semakin hebat. Namun sehebat apapun manusia dia tetaplah ciptaan yang punya keterbatasan. Dalam kesadaran itulah manusia tidak pantas mengandalkan kepintaran, kekuatan, kekayaan, dan hal-hal lain yang dimilikinya, tanpa mengandalkan kuasa Allah.
Mengapa mengandalkan Allah? Sebab Dialah satu-satunya Allah. Dia tidak pernah berubah sekalipun manusia dan dunia ini berubah-ubah. Dialah Allah yang tetap sama yang terus menerus menyatakan kemurahan kasih-Nya kepada orang Israel yang suka memberontak (ay.8b). Dialah Allah yang punya kuasa dan telah menciptakan segalanya (ay.13). Tak dapat dipungkiri bahwa kita seringkali seperti orang Israel yang suka memberontak. Suka mengandalkan diri sendiri, mengandalkan kekuatan, kekayaan, jabatan, dan lain sebagainya. Kita sering lupa bahwa ada Allah sumber dari semua hal yang kita terima dan miliki tersebut.
Allah menuntut setiap orang yang percaya kepada-Nya untuk terus-menerus memperbaharui hidupnya melalui sikap dan cara hidup. Sama seperti orang Israel, demikianlah Allah mau supaya kita dapat mendengarkan Dia (ay.12). Mendengar mengandung arti taat kepada perintah dan kehendak-Nya. Taat berarti tunduk kepada Allah, setia melakukan perintah-Nya dan tidak berlaku curang. Firman-Nya: “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti” (ay.18). Harapan dan kerinduan akan damai sejahtera dan kebahagiaan dapat terwujud dengan memperhatikan perinta-Nya. Itulah janji-Nya. Amin
Diposting tanggal 17 Jan 2020
