Minggu, 9 Februari 2020 Mazmur 119:1-8 SUMBER KEBAHAGIAAN Oto’na Kamauparan
Minggu, 9 Februari 2020 Mazmur 119:1-8
SUMBER KEBAHAGIAAN
Oto’na Kamauparan
“Bahagia itu sederhana” itulah kata-kata yang sering saya lihat di halaman facebook ketika beberapa kerabat “berselfie” dengan keluarga yang mereka cintai. Kebahagiaan memang merupakan impian semua orang, sehingga ketika seseorang merasakan momen kebahagiaan, hal itu akan terus dikenang dan diabadikan, bahkan tidak jarang ada yang mempublikasikan momen kebahagiaannya.
Dalam perikop ini, pemazmur menyatakan kebahagiaan orang-orang yang hidup menurut taurat Tuhan. Pemazmur tahu bahwa Tuhan ingin agar setiap orang memegang titah-titahNya dengan sungguh-sungguh (ay.4), sebab dengan demikian mereka akan tetap merasakan kebahagiaan yang bersumber dari firman-Nya. Bukan tanpa alasan pemazmur berkata demikian karena pemazmur memiliki pengalaman tentang suka dan duka dalam menjalani kehidupan yang menggerakkannya mengungkapkan kerinduannya untuk tetap berpegang pada ketetapan Tuhan dengan berharap agar penyertaan Tuhan tetap berlangsung dalam hidupnya.
Akhir-akhir ini kita hidup ditengah-tengah pergumulan kehidupan yang seakan tidak berhenti, baik itu pergumulan pribadi, keluarga, maupun pergumulan bangsa kita. Berbagai pergumulan yang diperhadapkan kepada kita rasanya telah mengambil alih kebahagiaan yang pernah ada. Tapi dengan hadirnya Taurat Tuhan sebagai penuntun jalan kehidupan maka terbukalah jalan untuk merasakan kekuataan baru dalam kebahagiaan sehingga pergumulan apapun yang kita hadapi tidak dapat merenggut kebahagian yang sejati itu. Haleluya, Amin
Diposting tanggal 04 Feb 2020
