Minggu, 2 Februari 2020 Mazmur 37:1-11 STOP IRI HATI Toreimi mangimburu
Minggu, 2 Februari 2020 Mazmur 37:1-11
STOP IRI HATI
Toreimi mangimburu
Iri hati! adalah hal yang enggan kita akui, namun memiliki daya yang dapat mempengaruhi hari-hari kita. Kita perlu waspada, karena walaupun ia muncul dengan cara perlahan, namun dengan cepat ia akan menjebak kita kedalam berbagai persaingan, ataupun ketidakpuasan.
Hal diatas menjadi sorotan Daud. Ia memperingatkan agar kita menghindari panas hati yang disebabkan oleh perasaan iri hati terhadap mereka yang berbuat jahat, namun berhasil dalam hidupnya (ay. 17). Panas hati yang tidak terkendali sangat berbahaya karena akan menggiring seseorang pada kejahatan demi pemuasan kemarahannya (ay.8). Bukankah sesuatu yang menakjubkan jikalau kita menjadi iri hati bahkan terhadap mereka yang memperoleh keuntungan dengan cara yang fasik? Daud didalam hikmatnya menyoroti perasaan ini sebagai gambaran dari orientasi hidup yang menyimpang dari Tuhan, dan untuk mengikisnya ia mengajak kita untuk: menatap kedepan dan melihat akhir hidup mereka (ay.2,10); serta memusatkan orientasi hidup kepada Tuhan, percaya kepada-Nya (ay.3), bergembira karena-Nya (ay.4), menyerahkan hidup kepada-Nya (ay. 5), dan berdiam diri serta menantikan-Nya (ay.7). Maka Ia akan bertindak, memberikan apa yang kita inginkan (ay. 4-5), dan memunculkan kebenaran serta hak kita (ay.6), sehingga kita dapat menikmati kegembiraan dan kesejahteraan yang berlimpah-limpah (ay.11).
Mata dan hati yang penuh iri hati akan terjebak oleh keberhasilan orang lain, tetapi pandangan mata dan hati yang terpusat kepada Allah akan mengikis keirihatian. Karena itu, Janganlah iri hati tetapi pusatkanlah hidup kita kepada Allah. Amin
Diposting tanggal 28 Jan 2020
