Minggu, 16 Februari 2020 Kejadian 20:1-17 JAKET MERAH Tangungkalupai attu situran
Minggu, 16 Februari 2020 Kejadian 20:1-17
JAKET MERAH
Tangungkalupai attu situran
Kita adalah bagian dari hari kemarin. Jika dulu Soekarno memperkenalkan istilah “Jas Merah”, maka Jokowi juga kemudian terkenal dengan istilah “Jaket Merah” yang menekankan tentang Jangan mempermainkan Sejarah’. Kedua istilah tersebut ingin menekankan pentingnya mengingat sejarah sebagai bagian dari proses yang mengantar kita hingga hari ini, oleh sebab itu tidak boleh dilupakan dan dipermainkan.
Tuhan berfirman “Akulah Tuhan, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan”, itu berarti Tuhan mau agar umat-Nya tidak melupakan serta tidak mempermainkan sejarah karya Pembebasan Allah. Pembacaan dimulai dengan sapaan “Tuhan” dalam rangka memperkenalkan diri-Nya. Selanjutnya Tuhan menguraikan dalam firman-Nya apa yang tidak boleh dengan adanya kata “jangan” dan tentang apa yang harus dilakukan dengan beberapa kalimat perintah.
Firman ini tentunya berlaku juga bagi kita, bahwa Tuhan ingin agar kita tetap mengingat siapa Tuhan kita, tentang apa yang telah dilakukan-Nya dalam hidup kita, serta apa yang menjadi larangan serta apa yang menjadi perintah-Nya bagi kita semua. Sejarah yang tak akan pernah bisa dilakukan oleh siapa pun di dunia ini, yaitu sejarah penyelamatan Allah di dalam Yesus Kristus yang telah berkorban bagi manusia, agar manusia tidak binasa melainkan memperoleh keselamatan. Penyakit lupa bisa menghampiri siapa saja, tapi syukur kepada Allah bahwa Roh Kudus senantiasa hadir untuk mengingatkan kita agar “JAKET MERAH”. Amin
Diposting tanggal 12 Feb 2020
