Minggu, 10 Maret 2019 1 Yohanes 2:1-6 HIDUP KUDUS Tuo Masero
Minggu, 10 Maret 2019 1 Yohanes 2:1-6
HIDUP KUDUS
Tuo Masero
Di kalangan masyarakat Toraja sering terdengar ungkapan “napopare pulu’mo tu diona penggauran kadake” (harfiah: melakukan hal-hal yang tidak benar telah sulit untuk ditinggalkan) dalam mengingatkan atau memberikan nasihat-nasihat kepada orang yang sulit untuk meninggalkan pola hidup yang tidak semestinya dilakukan. Apa kaitan ungkapan ini dalam kehidupan orang-orang yang telah di dalam Yesus Kristus?
Rasul Yohanes menuliskan 1 Yoh. 2:1-6 kepada “Jemaat mula-mula” sebagai bentuk nasihat untuk tetap menjaga Hidup Kudus di hadapan Tuhan, “Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil” (ay. 1). Hal ini memberikan penegasan bahwa Yesus Kristus telah menjadi jaminan hidup bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya untuk selalu menjaga hidup kudus. Dalam Yesus Kristus, setiap orang percaya telah mendapatkan pengampunan dosa dan bahkan dosa seluruh dunia, ”Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia” (ay. 2). Pendamaian yang telah dinyatakan Bapa melalui Yesus Kristus kepada kita dan seluruh isi dunia ini merupakan kesempurnaan kasih Allah untuk menuruti perintah-perintah-Nya (ay. 3-5).
Hidup Kudus dengan menuruti segala perintah-Nya merupakan wujud kesetiaan kita kepada-Nya. Setiap orang yang telah mengaku percaya kepada Yesus, wajib menjadikan Yesus Kristus sebagai teladan dalam kehidupannya untuk mewujudkan cinta kasih kepada semua orang, “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (ay. 6). Amin.
Diposting tanggal 28 Feb 2019
