Berbuahlah !!! (Yohanes 15 : 1-8)

Setiap orang yang menanam pohon buah–buahan, pasti memiliki harapan bahwa suatu hari kelak pohon itu akan menghasilkan buah yang melimpah dan dapat dinikmati. Hal ini jugalah yang diharapkan oleh Yesus yaitu Dia selaku pokok Anggur yang benar dapat melihat ranting – rantingnya yaitu kita orang–orang percaya dapat berbuah banyak.
Menurut perikop kita hari ini ada beberapa tahap agar kita dapat menghasikan buah yang melimpah–limpah.
- Tahap yang pertama yaitu kita ”dibersihkan” (lihat ayat 2 – 3) Setiap saat kita dibersihkan oleh Firman Tuhan yang disampaikan kepada kita.
- Tahap kedua yaitu kita mesti ”tinggal di dalam Dia”. Tinggal di dalam Dia berarti kita setia dan bergantung sepenuhnya kepada-Nya, karena tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa–apa.
- Tahap yang ketiga yaitu ”berbuah” yang banyak. Jika kita sudah ”dibersihkan” dan ”tinggal di dalam Dia” maka tahap terakhir yang harus kita lalui adalah ”menghasilkan buah” sebagai salah satu cara kita mempermuliakan Bapa (lih. Ay. 8).
Mengapa kita harus diingatkan untuk berbuah yang banyak ? Karena kadang–kadang banyak sekali ranting–ranting yang sudah terlalu nyaman ”dibersihkan” dan terlalu sibuk dengan diri sendiri” sampai – sampai lupa untuk ”berbuah”. Mereka sudah tahu apa isi Firman Tuhan dan sudah meyakini kebenaran firman itu, tetapi mereka tidak mempraktekkannya. Padahal, melalui buah - buah yang kita hasilkan orang lain dapat melihat kemuliaan Yesus Kristus Juru Selamat dunia dan mereka dapat ikut memuji Tuhan. Oleh karena itu, berbuahlah..........!!!! Karena ranting yang tidak berbuah berarti sudah sekarat.
”Dari buah dapat diketahui pohonnya”
Diposting tanggal 07 Aug 2016
