Kamis, 21 Mei 2020 Kejadian 9:8-17 PELANGI Tindak Sarira
Kamis, 21 Mei 2020 Kejadian 9:8-17
PELANGI
Tindak Sarira
Pelangi-pelangi alangkah indahmu, merah kuning hijau, di langit yang biru, pelukismu agung siapa gerangan, pelangi-pelangi ciptaan Tuhan. Lagu masa kecil yang sepertinya umum dihafalkan oleh anak-anak. Mudah dihafalkan dan liriknya menggambarkan perasaan seseorang ketika melihat pelangi.
Pelangi mengingatkan kita tentang perjanjian Tuhan kepada Nuh (ay.13) bahwa Tuhan tidak lagi memusnahkan manusia di bumi dengan air bah. Selama Nuh dalam bahtera, tentunya ia dipenuhi berbagai pertanyaan sekaligus ketakutan-ketakutan. Namun semuanya menjadi baik ketika Tuhan berinisiatif membuat perjanjian dengan Nuh bahwa Allah tidak akan memusnahkan bumi ini lagi dengan air bah (ay.15). Pelangilah simbolnya.
Sebagai orang percaya, kita yakin dengan janji itu. Allah yang begitu baik dan mengerti perasaan manusia yang diliputi ketakutan, mengambil inisiatif untuk membuat kita tenang dengan janji penyertaan-Nya. Kita harus tetap merespons janji Allah secara bertanggung jawab. Itu dapat dilakukan dengan menjaga dan melestarikan bumi ini. Jika Tuhan berkenan menjadikan pelangi itu sebagai simbol janji-Nya, maka pelangi itupun yang seharusnya menjadi alat untuk mengingatkan kita akan tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan bumi ini. Dalam praktek hidup setiap hari, betapa sering kita melupakan hal ini. Bertobatlah dan jangan mengulangi kesalahan yang sama. Kasih Allah yang begitu besar menjadi kekuatan kita mempercayai janji-Nya dan menyatakan syukur kita kepada-Nya. Tetaplah percaya dan yakin akan janji Tuhan dalam Kristus. Amin
Diposting tanggal 20 May 2020
