Pelajaran Dari Seorang Gelandangan

Hari itu, hari Minggu yang dingin di musim gugur. Pelataran parkir menuju gereja sudah hampir penuh. Ketika aku keluar dari mobilku, aku melihat bahwa teman-temanku sesama anggota gereja saling berbisik-bisik sementara mereka berjalan menuju gereja.

"Ketika aku hampir sampai, aku melihat seorang pria terbaring di dinding di luar gereja. Dia tergeletak sedemikian rupa seakan-akan dia sedang tidur. Dia mengenakan sebuah mantel panjang yang robek-robek dan sebuah topi di kepalanya, jatuh ke bawah menutupi wajahnya. Dia memakai sepatu yang kelihatannya sudah berumur 30 tahun, terlalu kecil untuk kakinya, dengan lubang di sana sini, jarinya menyembul keluar. 
Kelihatannya pria ini seorang gelandangan yang tidak memiliki rumah (tuna wisma), dan sedang tertidur, sehingga aku terus berjalan ke pintu gereja.
Kami berkumpul selama beberapa menit, dan seseorang menyampaikan tentang pria yang terbaring di luar. Orang-orang mentertawakan dan berbisik-bisik membicarakan masalah ini tetapi tidak ada yang mau mengajak pria itu untuk masuk ke dalam, termasuk aku. 
Beberapa lama kemudian kebaktian dimulai. Kami semua menunggu Pendeta yang akan maju ke depan dan menyampaikan Firman Tuhan, ketika pintu gereja terbuka. 
Muncullah pria tunawisma itu berjalan di lorong gereja dengan kepala tertunduk.
Semua orang menarik nafas dan berbisik-bisik dan terkejut.
Pria itu terus berjalan dan akhirnya sampai di panggung, dia membuka topi dan mantelnya. Hatiku terguncang.
Di sana berdiri pendeta kami ... dialah "gelandangan" itu.
Tidak ada seorangpun yang berbicara.
Pendeta mengambil Alkitabnya dan meletakkannya di mimbar.

"Jemaat, saya kira tidak perlu bagi saya untuk mengatakan apa yang akan saya khotbahkan hari ini. Jika kamu terus menghakimi dan menilai orang, kamu tidak akan punya waktu untuk mengasihi mereka."


Diposting tanggal 18 Apr 2016

Daftar Artikel

Abraham berhadapan dengan pengorbanan yang jauh melebihi apa yang dikorbankan keluarga dalam kisah d.....

Selengkapnya ..

Abraham umpa’petiroanni umba susi tu kapatonganan lantuk. Tae’mo na tanga’i Abraha.....

Selengkapnya ..

Pemazmur menyampaikan ajakan untuk beribadah dengan menyampaikan alasan mengapa harus beribadah kepa.....

Selengkapnya ..

Iman sebesar biji sesawi diajarkan Tuhan Yesus. Iman sangat dibutuhkan dalam menghadapi penyesatan d.....

Selengkapnya ..

Ayat-ayat ini dengan jelas memperlihatkan bagaimana kedua prinsip perbuatan, yaitu "daging".....

Selengkapnya ..

Bahan Utama, yakni Kejadian 22:1-14 tampak sangat kaya untuk dilihat dari beragam sudut pandang. Seb.....

Selengkapnya ..

Perintah dalam perikop ini terutama berlaku untuk para rasul, namun prinsip rohani di dalammnya berl.....

Selengkapnya ..

Ibarat petinju, raja Daud menyadari bahwa lawannya tidaklah lebih kecil atau sebanding dengan kekuat.....

Selengkapnya ..

Passambayangna datu Daud tu tabasa ina’, umpa’petiroanni kumua iatu datu Daud, tae&rsquo.....

Selengkapnya ..

Raja Daud dalam seruan doanya kepada Tuhan memohon agar nyawanya dipelihara karena ia sedang dalam m.....

Selengkapnya ..

Yesus mengingatkan para murid bahwa bersaksi bagi Kristus adalah panggilan bagi setiap orang yang me.....

Selengkapnya ..

Ada dua hal yang menarik dalam pembacaan kita dimana dikatakan bahwa pada satu waktu Yesus lebih ren.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...