Jumat, 19 Juni 2020 Ibrani 2:5-18 MERENDAH UNTUK SEBUAH TUJUAN Umpamadiong Penaa belanna den Pempatuan
Jumat, 19 Juni 2020 Ibrani 2:5-18
MERENDAH UNTUK SEBUAH TUJUAN
Umpamadiong Penaa belanna den Pempatuan
Siapapun kita akan merasa tersinggung jika direndahkan. Kita akan merasa tidak dianggap atau tidak dihargai. Hal ini kemudian membuat kita marah dan pasti memunculkan masalah. Ada juga beberapa orang yang merasa baik-baik saja jika diperlakuakan demikian. Tapi bagaimana dengan Yesus?
Ada dua hal yang menarik dalam pembacaan kita dimana dikatakan bahwa pada satu waktu Yesus lebih rendah dari pada malaikat-malaikat tetapi selanjutnya dituliskan bahwa Yesus dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat. Dijelaskan bahwa dalam kerendahan itulah Yesus kemudian mengalami penderitaan yang akan menjadi saluran keselamatan bagi semua orang. Di dalam kerendahan itu pun akan nyata kuasa yang dapat menaklukkan segala sesuatu untuk mendatangkan kemuliaan bagi banyak orang. Ayat 16 pembacaan kita menekankan bahwa “sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai”. Pengalaman perjalanan Yesus menjadi bagian untuk menyatakan pertolongan, kasih dan kesaksian bagi setiap orang.
Yesus menjadi teladan nomor satu bagi kita dalam menjalani pelayanan dan hidup yang Tuhan sudah dan akan anugerahkan bagi kita. Disaat kita merasa direndahkan, saat itu juga kita harus sadar bahwa kita butuh kerendahan untuk mampu menyaksikan setiap kebaikan Tuhan dan kuasa-Nya dalam hidup kita. Kita selayaknya punya hati sebagai seorang hamba yang penuh dengan kerendahan tapi mampu menjadi berkat dalam setiap perjalanan-pelayanan dan hidup kita. Dari perjalanan itupun maka kita mampu menjadi saksi hidup bagaimana hebat-Nya Tuhan dalam hidup kita. Amin
Diposting tanggal 18 Jun 2020
