Minggu, 23 Februari 2020 Mazmur 78:1-4 DARI GENERASI KE GENERASI Ludiomai to dolo dadi, anna dipatarru’ lako bati’ siosso’
Minggu, 23 Februari 2020 Mazmur 78:1-4
DARI GENERASI KE GENERASI
Ludiomai to dolo dadi, anna dipatarru’ lako bati’ siosso’
Saat masih kecil, biasanya kita sering mendengar dongeng (ulelean pare). Dongeng biasanya diceriterakan oleh kakek atau nenek saat-saat santai ataupun saat akan tidur. Selain itu, di sekolah-sekolah biasanya guru menceriterakan dongeng saat pelajaran bahasa daerah yang berhubungan dengan ceritera. Dongeng yang terus menerus disampaikan menjadi sesuatu yang terus menerus diingat.
Asaf mengajak bangsanya untuk mendengarkan pengajaran-pengajarannya tentang perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan oleh Allah kepada umat-Nya pada zaman purbakala, yaitu bagaimana Allah menuntun umat-Nya dari tempat perbudakan di Mesir menuju ke tanah Kanaan, tanah perjanjian, tanah yang berlimpah susu dan madu. Asaf mengajarkan apa yang ia tahu dan telah ia dengar dari nenek moyangnya, yang terus diceriterakan dari generasi ke generasi. Asaf adalah keturunan Gersom dari bani Lewi. Ia ditunjuk oleh kepala orang Lewi sebagai penyanyi utama dengan memakai ceracap ketika tabut dibawa ke Yerusalem, Raja Daud kemudian mengangkatnya sebagai kepala paduan suara dalam kebaktian.
Seperti Asaf yang tidak menyembunyikan atau menyimpan apa yang telah ia dengar dan ia tahu tentang kebaikan dan tuntunan Tuhan kepada umat-Nya, kitapun harus menceritakan kepada anak-anak kita tentang kasih Allah, sehingga anak-anak kitapun dapat mengenal Tuhan dengan baik, mereka dapat mengenal siapa pencipta, pemelihara dan penyelamatnya dengan baik. Tanggung jawab kita yang telah menerima Firman-Nya dan telah menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus adalah terus menceriterakannya dari generasi ke generasi secara terus menerus.
Diposting tanggal 18 Feb 2020
